detik's Advocate

Bisakah Saya Pidanakan Suami yang Anggota Polri karena Selingkuh dan KDRT?

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Sep 2021 08:28 WIB
one caucasian couple man and woman expressing domestic violence in studio silhouette   on white background
Ilustrasi (Foto: dok. iStock)
Jakarta -

Perselingkuhan diiringi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terus terjadi hari demi hari. Lalu bagaimana bila pelakunya adalah anggota Polri? Bisakah korban melaporkan atas kasus itu?

Hal itu menjadi pertanyaan pembaca detik's Advocate yang dikirim ke e-mail: redaksi@detik.com dan di-cc ke andi.saputra@detik.com. Berikut pertanyaan lengkapnya:

Saya mau tanya perihal kasus perzinaan, perselingkuhan, dan KDRT yang dilakukan suami saya dengan status pekerjaannya sebagai Polri

Saya baru saja memergoki suami saya berzina/bersetubuh dengan wanita lain yang dia akui berkenalan dari judi online, dengan bukti-bukti chat WhatsApp mereka dan pemesanan hotel. Hubungan mereka di chat dari tanggal 19 Agustus 2021 tetapi sepertinya sudah dari sebelumnya karena chat-nya terpotong. Dan pada saat itu saya baru saja hamil.

Kemudian pada tanggal 21 Agustus 2021 saya dan suami saya cek kandungan tetapi suami saya bersikap cuek. Padahal ini kehamilan pertama saya. Setelah pulang dari RS, suami saya marah-marah dan menampar saya sampai bibir saya bengkak.

Dan hari-hari selanjutnya dia jadi jarang pulang dengan alasan kerjaan. Tetapi ternyata dia malah tidur dan bersetubuh dengan wanita lain. Dan terakhir mereka berzina check in di hotel di Pluit di tanggal 20 September 2021 dan check out di tanggal 21 September 2021.

Apakah saya berhak melaporkan suami saya agar dia ditindak kurungan pidana, penundaan pangkat, atau bahkan pemecatan?

Terima Kasih
Wasalam

Ingin tahu jawabannya? Silakan buka halaman selanjutnya.

Simak juga 'Suami Ngamar Bareng PSK, Bagaimana Pembuktiannya Agar Dipidanakan?':

[Gambas:Video 20detik]