Ketua MPR: PON XX Papua Tak Boleh Jadi Ajang Memecah Belah Bangsa

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 23:55 WIB
Bamsoet Puji Purnawirawan TNI-Polri Dukung Amandemen UUD
Foto: Dok. MPR RI
Jakarta -

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) memuji kesiapan Polri dan TNI serta BIN dalam pengamanan PON XX Papua. Bamsoet mengatakan baik Polri maupun TNI menurunkan ribuan personel guna memastikan gelaran PON XX berjalan lancar dan aman.

"Untuk memastikan keamanan dan keselamatan para atlet dan official, Polri menyiapkan 4.412 personel, TNI sebanyak 2.765 personel TNI dan 739 personel dari instansi terkait. Personel yang bertugas melekat dari mulai keberangkatan, pertandingan, hingga kepulangan para atlet dan official masing-masing kontingen," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Selasa (28/9/2021).

Ketua DPR RI ke-20 ini menyebut akan ada 3.000 personel Polri yang akan mengamankan acara pembukaan dan penutupan PON XX di Stadion Lukas Enembe. Mereka akan terjun di ring 2, ring 3, serta penyekatan sebanyak 1.125 personel.

Sedangkan untuk TNI, lanjut dia, sebanyak 1.875 personel telah ditugaskan untuk mengamankan ring 1. Seluruh personel tersebut dipastikan siap dengan kondisi fisik prima serta memiliki kemampuan taktis di atas rata-rata.

"Berbagai objek vital juga tidak lepas dari pengamanan Polri. Personel yang disiapkan mencapai 875 orang. Antara lain tersebar di Bandara Sentani Jayapura sebanyak 230 personel, di Moses Kilangin Mimika sebanyak 280 personel. Ada juga 95 personel di Mopah Merauke, 160 personel di Pelabuhan Jayapura, 75 personel di Pelabuhan Pomako Mimika, dan 75 personel di Pelabuhan Yos Sudarso Merauke," terangnya.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI yang membidangi Hukum dan Keamanan ini mengingatkan kepada berbagai pihak agar tidak memanfaatkan penyelenggaraan PON XX Papua demi kepentingan pribadi yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Ia memastikan siapa pun yang ingin mengganggu penyelenggaraan PON XX Papua akan berhadapan dengan TNI dan Polri.

"PON XX Papua adalah event olahraga untuk membina dan meningkatkan prestasi atlet, tidak boleh dijadikan tempat untuk memecah belah bangsa. Saya yakin masyarakat Papua akan menjadi tuan rumah yang baik bagi saudara-saudaranya yang datang dari berbagai daerah. Namun kewaspadaan tetap perlu dilakukan, mengingat masih ada pihak-pihak yang tidak senang melihat Indonesia penuh kedamaian," pungkas Bamsoet.

Diketahui ajang olahraga PON XX Papua akan dilakukan di 4 kabupaten/kota dengan mempertandingkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga dan 681 nomor pertandingan. Serta melibatkan 6.496 atlet dengan 3.247 official, dan 9.904 panitia pertandingan. Upacara pembukaan akan dilakukan pada tanggal 2 Oktober 2021 di Stadion Utama Lukas Enembe, Jayapura, Papua.

(prf/ega)