Konser-Resepsi Diizinkan di Wilayah Terkendali COVID, Ini Catatan Satgas

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 18:45 WIB
Jubir Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito.
Wiku Adisasmito (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Satgas COVID-19 mengatakan pemerintah mengizinkan konser musik hingga resepsi pernikahan digelar di daerah dengan kasus Corona terkendali. Akan tetapi ada sejumlah syarat yang harus dilakukan panitia acara.

"Kembali kami tegaskan bahwa pemerintah baru akan memberikan izin pembukaan sektor, jika kondisi kasus (Corona) di sekitar penyelenggaraan acara terkendali dan telah adanya komitmen serta persiapan yang matang sebelum kegiatan beroperasi kembali," kata juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, melalui siaran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (28/9/2021).

"Termasuk telah terbentuknya panitia khusus atau Satgas yang berdedikasi khusus yang mengawasi kepatuhan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung sebagai bentuk kehati-hatian," kata dia.

Mengenai rincian aturannya, tambah Wiku, hal telah tertuang dalam Instruksi Mendagri terbaru. Aturan tersebut disesuaikan dengan pemberlakuan PPKM di tiap wilayah.

"Rincian pengaturan tiap-tiap jenis kegiatan sudah ditetapkan di Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 43 untuk wilayah Jawa-Bali dan Nomor 44 Tahun 2021 untuk wilayah non-Jawa-Bali. Di dalamnya telah diatur pengaturan kapasitas, tata kelola kegiatan maupun tambahan peraturan lainnya yang dapat dipedomani sesuai level daerah kabupaten/kota," jelasnya.

Wiku menekankan bahwa pembukaan aktivitas masyarakat secara bertahap dilakukan agar masyarakat tetap produktif. Akan tetapi pembukaan aktivitas itu dilakukan di daerah yang bisa mengendalikan kasus Corona dengan baik.

"Prinsipnya apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini ialah berusaha mewadahi masyarakat agar tetap produktif melakukan pembangunan, namun tetap aman COVID-19," jelasnya.

"Pembukaan sektor sosial masyarakat secara bertahap bukanlah hal yang patut dikhawatirkan secara berlebihan asalkan seluruh elemen berkomitmen menjalankan protokol kesehatan secara kolektif. Sudah saatnya kita bergerak maju untuk memulihkan produktivitas masyarakat setelah cukup baik mengendalikan kasus," lanjutnya.