Round-Up

Tudingan Paripurna Ilegal Selimuti Interpelasi Anies Soal Formula E di DPRD DKI

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 28 Sep 2021 07:24 WIB
Siapa Influencer Ngaku-ngaku Vaksin Ketiga di DPRD DKI?
Gedung DPRD DKI (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Badan Musyawarah DPRD DKI sudah memutuskan rapat paripurna (rapur) interpelasi Formula E akan digelar hari ini. Namun, bermunculan tudingan kalau rapat tersebut ilegal.

Jadwal rapat itu diungkap oleh Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi. Prasetio menyebut keputusan ini dibuat usai DPRD melaksanakan rapat penentuan rencana kerja mendatang.

Saat itu, dua fraksi yang mengajukan interpelasi, PDIP dan PSI, mendesak pimpinan DPRD segera menjadwalkan rapur interpelasi.

"(Tanggal) 28 besok paripurna, jam 10.00 WIB," kata Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi di DPRD DKI Jakarta, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Senin (27/9/2021).

"Karena di tata tertib dikatakan 15 orang sudah cukup untuk interpelasi, dijadwalkan lagi (dan) disetujui," lanjutnya.

Rapur Interpelasi Formula E Disebut Ilegal

Tudingan kalau rapat itu ilegal bermunculan, salah satunya dari fraksi Gerindra. Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menegaskan penjadwalan interpelasi terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait Formula E dalam rapat badan musyawarah melanggar prosedur.

Menurutnya, Prasetio Edi melakukan tindakan ilegal karena menyisipkan agenda penjadwalan interpelasi dalam bamus hari ini.

"Dalam undangan yang ditandatangani oleh beliau tidak ada pembahasan tentang paripurna interpelasi, berarti beliau menyisipkan secara ilegal agenda tersebut dan diputuskan secara sepihak," kata Rani saat dihubungi, Senin (27/9/2021).

"Walaupun yang memutuskan ketua dewan tapi tentunya ada mekanisme sesuai aturan yang berlaku yang harusnya beliau lakukan," sambungnya.

Anggota Komisi E itu menganggap keputusan interpelasi Formula E sebagai tindakan semena-mena. Dia menegaskan semestinya penjadwalan rapat paripurna mendapat persetujuan dari seluruh fraksi di DPRD DKI.

"Selama ini kami yang tidak ikut interpelasi tidak ada sedikitpun menghalangi jalannya interpelasi, tapi rasanya kalau modelnya tabrak aturan apa tidak semakin membuat 'cacat' arti interpelasi itu sendiri?" tegasnya.

Fraksi Gerindra juga memastikan tak akan datang ke rapur interpelasi Formula E. Sejak awal, F-Gerindra tak menyetujui adanya interpelasi.

"Tidak (hadir) pastinya, karena kita kan memilih tidak interpelasi. Dari awal pun Gerindra sudah bersikap tidak memilih ikut dalam interpelasi karena itu konsisten sampai akhir," ujar Rani.

Simak selengkapnya di halaman berikut

Saksikan video 'Penjelasan Wagub Soal Beredarnya Surat Anies Wajib Lunasi Fee Formula E':

[Gambas:Video 20detik]