Tipu PNS Puluhan Juta-Janjikan Mobil BMW, Pria di Bali Ditangkap

Sui Suadnyana - detikNews
Senin, 27 Sep 2021 22:07 WIB
Pria di Bali diamankan karena kasus penipuan
Pria di Bali diamankan karena kasus penipuan (Foto: dok. Istimewa)
Badung -

Seorang pria di Bali bernama Zulkipli dibekuk pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Kuta. Lelaki kelahiran Jakarta itu ditangkap karena diduga melakukan penipuan dan penggelapan kepada seorang pegawai negeri sipil (PNS).

"Telah diamankan satu orang laki-laki yang diduga sebagai pelaku penipuan dan penggelapan," kata Kanit Reskrim Polsek Kuta AKP I Made Putra Yudistira dalam keterangan tertulis yang dikutip detikcom, Senin (27/9/2021).

Yudistira mengatakan, pelaku menemui korban di hotel tempat korban menginap pada Minggu (23/5). Saat itu pelaku menawarkan satu unit mobil BMW 2005 sambil menunjukkan beberapa foto mobil BMW yang dimaksud.

Setelah korban tertarik dan setuju dengan tawaran tersebut, keesokan harinya pada Senin (24/5) pelaku datang lagi menemui korban di hotel dan minta uang down payment (DP) kepada korban.

"Korban menyetujui dan kemudian mentransfer uang sebanyak Rp 2 juta ke rekening atas nama pelaku," terang Yudistira.

Kemudian keesokan harinya lagi pada Selasa (25/5), pelaku datang menemui korban di hotel yang sama untuk meminta uang. Korban kemudian mentransfer uang ke rekening atas nama pelaku sebanyak dua kali transfer masing-masing Rp 15 juta.

"Kemudian setelah uang ditransfer, pelaku menyerahkan satu unit mobil KIA Rio warna Putih dengan nopol DK-1266-FX untuk dipakai korban sebagai jaminan sembari menunggu mobil BMW yang dibeli korban dibawakan pelaku ke Hotel Grand Zuri. Pelaku menjanjikan mobil BMW yang dipesan korban tersebut akan dibawakan pelaku pada 27 Mei 2021," tuturnya.

"Kemudian pada tanggal 27 Mei 2021 sekitar jam 12.00 Wita, korban ke basement Hotel Grand Zuri untuk mengambil mobil KIA yang dipinjamkan korban untuk dipakai makan siang di luar hotel. Korban kaget karena mobil KIA tersebut tidak ada di basement," jelas Yudistira.

Menemukan mobil tersebut tidak ada di basement, korban berkoordinasi dengan pihak hotel untuk membuka rekaman CCTV. Dari sana, terlihat ada dua orang yang mengendarai sepeda motor masuk ke basement hotel dan mengambil mobil KIA Rio tersebut.

"Korban curiga pelaku lah yang mengambil mobil KIA Rio yang diparkir di basement hotel Grand Zuri. Atas kejadian tersebut di atas pelapor/korban merasa ditipu dan mengalami kerugian sekitar Rp 35 juta," papar Yudistira.

Atas kejadian itu, korban akhirnya melapor ke Polsek Kuta. Berdasarkan keterangan dari korban, tim opsnal Polsek Kuta melaksanakan penyelidikan dan mengecek rekaman CCTV hotel.