Round-Up

Jejak Kepala Satpam Kompleks Permata Buana Tersangka Pengancaman

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 26 Sep 2021 05:27 WIB
Jakarta -

Ribut-ribut antara satpam kompleks dengan warga berbuntut penetapan tersangka. Adalah WH yang merupakan kepala sekuriti kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, yang menjadi tersangka.

"(Dikenakan) Pasal 335 soal pengancaman," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono saat dihubungi, Sabtu (25/9/2021).

WH ditetapkan sebagai tersangka usai polisi memeriksa sejumlah saksi. WH dijerat pasal pengancaman usai terlibat cekcok dengan warga bernama Candy.

"Kita sudah panggil perusahaan jasa pengamanan sama pengurus lingkungan di bidang keamanan ya dan ketua RW kita panggil," tutur Joko.

Dari serangkaian pemeriksaan itu, polisi menyimpulkan WH diduga kuat berperan memerintahkan anak buahnya untuk melakukan pungutan liar disertai pengancaman kepada warga. WH pun harus bertanggungjawab.

Dibela Anak Buah

Polisi menetapkan kepala satpam Kompleks Permata Buana, Jakarta Barat, WH, sebagai tersangka dugaan pengancaman. WH disebut masih berada di kantor polisi.

"Iya, masih ditahan, masih di sana (Polres Metro Jakarta Barat)," kata Komandan Regu II Kompleks Permata Buana, Budiarto, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (25/9).

Budiarto mengatakan polisi awalnya menilai tindakan 16 sekuriti yang terlibat cekcok dengan warga melanggar hukum. Menurut Budiarto, WH selaku kepala satpam Kompleks Permata Buana menjadi tersangka karena menanggung kesalahan anak buahnya.

"Chief kami yang di sana itu nego dengan polisi. Artinya, agar kerja kami lancar, dia nego, 'biar kesalahannya itu di pundak saya'. Kami selaku anggota dipulangkan," tutur Budiarto.

"Jadi bahasanya ada jaminan atau bantalan seolah-olah tampuk kesalahan itu ada di chief-nya," tambahnya.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: