Anak Buah Bela Kepala Satpam Permata Buana yang Jadi Tersangka Pengancaman

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 13:52 WIB
Keributan antara warga vs sekuriti di Kembangan, Jakbar (dok.istimewa)
Keributan antara warga dan sekuriti di Kembangan, Jakbar (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Polisi menetapkan kepala satpam Kompleks Permata Buana, Jakarta Barat, WH, sebagai tersangka dugaan pengancaman. WH disebut masih berada di kantor polisi.

"Iya, masih ditahan, masih di sana (Polres Metro Jakarta Barat)," kata Komandan Regu II Kompleks Permata Buana, Budiarto, saat dimintai konfirmasi, Sabtu (25/9/2021).

Budiarto mengatakan polisi awalnya menilai tindakan 16 sekuriti yang terlibat cekcok dengan warga melanggar hukum. Menurut Budiarto, WH selaku kepala satpam Kompleks Permata Buana menjadi tersangka karena menanggung kesalahan anak buahnya.

"Chief kami yang di sana itu nego dengan polisi. Artinya, agar kerja kami lancar, dia nego, 'biar kesalahannya itu di pundak saya'. Kami selaku anggota dipulangkan," tutur Budiarto.

"Jadi bahasanya ada jaminan atau bantalan seolah-olah tampuk kesalahan itu ada di chief-nya," tambahnya.

Sebelumnya, WH telah ditetapkan menjadi tersangka. Polisi menjerat WH terkait adanya keributan antara warga dan sekuriti di lokasi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan tersangka WH dijerat dengan Pasal 335 KUHP soal pengancaman. Tersangka dinilai bertanggung jawab dalam memerintahkan anak buahnya dalam insiden keributan dengan warga.

"(Dikenakan) Pasal 335 soal pengancaman," kata Joko saat dihubungi, Sabtu (25/9).

Menurut Joko, penetapan tersangka kepada WH dilakukan setelah pihaknya melakukan pemeriksaan intensif kepada para saksi. Saksi itu mulai perusahaan jasa pengamanan hingga ketua RW setempat.

"Kita sudah panggil perusahaan jasa pengamanan sama pengurus lingkungan di bidang keamanan ya dan Ketua RW kita panggil," tutur Joko.

Simak Video: Ribut-ribut Belasan Satpam dengan Warga Kompleks di Jakbar

[Gambas:Video 20detik]




(ygs/haf)