Kisruh dengan Warga, Kepala Satpam Kompleks Permata Buana Tersangka

Tim Detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Sep 2021 09:30 WIB
Keributan antara warga vs sekuriti di Kembangan, Jakbar (dok.istimewa)
Keributan antara warga dan sekuriti di Kembangan, Jakbar (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Polres Jakbar menetapkan kepala satpam di kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, berinisial WH jadi tersangka. WH ditetapkan tersangka dan dikenai Pasal 335 KUHP.

"Sudah (tersangka)," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakbar Kompol Joko Dwi Harsono saat dihubungi, Sabtu, (25/9/2021).

Dwi Harsono menyebut WH merupakan salah satu sekuriti yang diamankan. Dwi menyebut WH merupakan kepala keamanan karena dia yang menyuruh.

"Iya, itu kepalanya ya. Dia yang memerintahkan, dia juga sama-sama," ujarnya.

Dalam kesempatan berbeda, Wakasat Reskrim Polres Metro Jakbar AKP Niko Purba menambahkan tersangka merupakan chief security Kompleks Permata Buana. Tersangka WH dijerat Pasal 335 KUHP yang mengatur tentang perbuatan tak menyenangkan.

"Yang bersangkutan dijerat Pasal 335 KUHP," kata Niko

Sebelumnya, keributan warga dengan satpam Kompleks Perumahan Permata Buana, Kembangan, Jakarta Barat, berujung ke polisi. Warga melaporkan oknum satpam atas dugaan perampasan dan perbuatan tidak menyenangkan.

Polisi menyelidiki kasus ini dan mengindikasikan adanya dugaan pungli. Belakangan, korban bernama Candy juga mengungkap adanya permintaan sejumlah uang untuk jaminan proyek.

"Itu diduga ada pungli, termasuk perampasan kendaraan, karena kalau yang viral itu kan mobilnya diambil, dirampas. Itu yang jadi fokus kita, sih," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Joko Dwi Harsono pada Rabu (22/9).

Warga tersebut merasa dipersulit dalam proses renovasi rumah. Sementara itu, pihak RW berkeras bahwa permintaan uang jaminan merupakan aturan yang diterapkan di kompleks perumahan sejak lama.

Simak Video: Ribut-ribut Belasan Satpam dengan Warga Kompleks di Jakbar

[Gambas:Video 20detik]