Polisi Pastikan Tak Ada Oknum Dishub di Kasus Ranjau Paku di Gatsu

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 21:06 WIB
Polisi tangkap tukang tambal ban yang tebar ranjau paku di Jl Gatsu
Polisi menangkap tukang tambal ban yang menebar ranjau paku di Jl Gatsu, Jakarta. (Yogi/detikcom)
Jakarta -

Penangkapan BIP (43), pelaku penebar ranjau paku di Jalan Gatot Subroto, Jaksel, sempat viral di media sosial. Dalam rekaman video yang beredar, BIP mengaku melakukan aksinya dengan oknum Dishub.

"Ini atas nama Burhan menyebarkan paku bersama rekannya atas nama Rian, dari?" tanya warga kepada pelaku seperti dalam percakapan video viral.

"Pekerja Dishub," jawab BIP.

"Rian dari pekerja Perhubungan. Bisa dipertanggungjawabkan, ya," timpal warga.

Terkait hal ini, Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho membantah pengakuan pelaku. Alex memastikan pelaku beraksi seorang diri.

"Tidak ada, itu tidak ada," kata Alex di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021).

Alex mengatakan hingga kini pihaknya belum menemukan indikasi keterlibatan anggota Dishub. Alex memastikan pelaku beraksi seorang diri.

"Tapi saya pastikan yang bersangkutan bekerja sendirian. Terkait adanya keterlibatan pihak lain akan kami dalami," ujar Alex.

Pelaku Tukang Tambal Ban

Pelaku BIP ditangkap di Jl MT Haryono pada Kamis (23/9) sekitar pukul 01. 00 WIB. Saat itu pelaku baru saja melakukan aksi tebar paku di jalan tersebut.

Dari pemeriksaan diketahui pelaku merupakan tukang tambal ban keliling. Pelaku melancarkan aksinya selama sebulan terakhir untuk mendapatkan keuntungan dari tarif usaha bengkelnya.

"Pelaku jual layananya tidak wajar. Ban dalam pasarannya biasanya harga Rp 20 ribu, tapi dengan biaya di bengkel yang bersangkutan biaya Rp 75 ribu. Artinya hampir tiga kali lipat," tutur Alex.

Tersangka BIP kini telah ditahan di Polsek Tebet. Dia dijerat dengan Pasal 292 KUHP tentang perusakan fasilitas umum dengan ancaman 9 tahun penjara.

(ygs/mea)