Disebar Malam Hari, Ini Lokasi Rawan Ranjau Paku di Jaksel

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 19:55 WIB
Ranjau Paku Mengintai Pengendara Jakarta Saat PPKM Darurat
Ranjau paku (Foto: Dok. Rohim Saber)
Jakarta -

Seorang pria inisial BIP (43) ditangkap polisi karena menebar ranjau paku di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Polisi mengungkap pelaku mulai beraksi pada dini hari.

"Ditebar ini dini hari. Jadi kami amankan pada saat selesai yang bersangkutan beraksi. Jadi jam 1 dini hari pelaku kerap beraksi," kata Kapolsek Tebet Kompol Alexander Yurikho di Polsek Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/9/2021).

Pelaku BIP diketahui telah beraksi selama sebulan terakhir. Alex menyebut lokasi penebaran ranjau paku yang dilakukan oleh tersangka di sepanjang Jl MT Haryono hingga Gatot Subroto.

"Dengan melihat bengkel yang bukan bengkel tetap, kami akan dalami di mana saja tempatnya dia tebar paku. Apakah di MT Haryono atau di mana lagi," ujar Alex.

Ranjau Paku Payung

Menurut Alex, ranjau paku yang ditebar oleh pelaku bukan merupakan paku yang biasa dipakai oleh warga. Paku itu dibuat pelaku dari rangka payung.

Rangka payung itu kemudian dipotong sepanjang 5-10 cm. Ban kendaraan yang terkena ranjau rangka paku itu lebih ampuh dalam merusak kendaraan warga.

"Ini paku rangka payung. Paku ini ada rongganya. Jika paku kena ban, ban segera kehilangan angin dan tekanannya. Sehingga pengendara harus ganti ban. Jika dipaksakan, bannya rusak," jelas Alex.

Alex mengungkap motif pelaku beraksi untuk mencari untung. Tiap kendaraan yang bannya rusak dan menyewa jasa bengkel pelaku bakal dikenakan harga tiga kali lipat lebih mahal.

"Pelaku jual layanannya tidak wajar. Ban dalam pasarannya biasanya harga Rp 20 ribu, tapi dengan biaya di bengkel yang bersangkutan biaya Rp 75 ribu. Artinya hampir tiga kali lipat," jelas Alex.

Menurut Alex, dalam sehari pelaku bisa mendapatkan pengendara yang melakukan perbaikan ban di tempatnya sebanyak tiga hingga empat orang.

Tersangka BIP kini telah ditahan di Polsek Tebet. Dia dijerat dengan Pasal 292 KUHP tentang perusakan fasilitas umum dengan ancaman 9 tahun penjara.

Simak Video: Awas! Ini Jalanan Jakarta yang Rawan Ranjau Paku Selama PPKM Darurat

[Gambas:Video 20detik]



(ygs/mea)