detikcom Do Your Magic

Pedagang Pasar Kambing Bisa Tempati Bangunan Baru Oktober Nanti

Athika Rahma - detikNews
Jumat, 24 Sep 2021 14:37 WIB
Kondisi pembangunan Pasar Kambing Tanah Abang, Selasa (7/9/2021). Proyek pembangunan hampir rampung, kios-kios telah selesai dibangun tinggal pembersihan akhir.
Foto bangunan sementara untuk pedagang Pasar Kambing, masih kosong. (Athika Rahma/detikcom)
Jakarta -

Perumda Pasar Jaya menyebut pengerjaan bangunan tempat penampungan sementara Pasar Kambing atau Pasar Lontar yang sebelumnya terbakar sudah rampung. Ditargetkan, para pedagang bisa pindah ke lapak baru mulai bulan depan.

"Betul, dari sisi pembangunan sementara sudah. Target kami paling lambat minggu kedua Oktober pedagang sudah bisa pindah," ujar Manajer Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza, kepada detikcom, Jumat (24/9/2021).

Gatra menjelaskan, saat ini pihak Perumda Pasar Jaya tengah melakukan persiapan pengundian tempat usaha pedagang. Nantinya, pedagang sayur, daging, buah, dan lainnya akan dipisahkan berdasarkan jenisnya.

"Pengundian dilakukan untuk penentuan tempat usaha pedagang yang dipisah berdasarkan jenis jualannya, misalkan pedagang daging, dia tidak mungkin akan dapat tempat di tempat usaha sembako," jelasnya.

Karena ini bangunan pasar sementara, tentu pedagang akan berjualan di lapak tersebut hanya dalam kurun waktu tertentu. Gatra belum dapat menyebutkan kapan bangunan permanen bagi para pedagang akan tersedia.

"Permanennya belum," ujarnya.

Diketahui, di lokasi kebakaran Pasar Kambing atau Pasar Lontar di Tanah Abang pada April lalu kini memang dibangun tempat baru bagi pedagang yang kehilangan lapaknya. Ternyata bangunan itu bukanlah bangunan utama, melainkan bersifat sementara.

Para pedagang meminta PD Pasar Jaya selaku pengelola pasar ini segera memindahkan mereka ke bangunan baru ini. Pedagang mengaku kesulitan berjualan di pinggir jalan ketika hujan datang. Tak nyaman dan becek menjadi pengganggu apalagi saat dirinya berinteraksi dengan pembeli.

"Saya sih penginnya, ya sudah, dipindahin saja. Toh (pasar) sudah jadi, kan. Belum tahu sih kapan dipindahnya, belum ada info. Katanya nunggu apa dulu. Mungkin urus administrasi," kata pedagang bumbu di lokasi, Alam (25), kepada detikcom, Selasa (7/9).

Senada dengan Alam, Rohmah (40) mendesak agar pembangunan pasar yang baru bisa segera selesai sepenuhnya, sehingga dirinya dan rekannya sesama pedagang tidak perlu berjualan di pinggir jalan.

(dnu/dnu)