Panglima TNI ke Riau, Minta Klaster PTM Diantisipasi-Percepat Vaksinasi

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 15:49 WIB
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau serbuan vaksin COVID-19 di Riau
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meninjau serbuan vaksin COVID-19 di Riau.

Panglima TNI dalam kesempatan ini juga menekankan agar jajaran Kodam dan Polda memberikan pendampingan dalam manajemen di lapangan. Demikian pula dengan jajaran pemda, dinkes, BKKBN, dan BPBD turut berperan dalam semua program penanganan sesuai kapasitas masing-masing.

"Untuk pelaksanaan vaksinasi, pemda bersama TNI-Polri, BNPB, Kemenkes harus meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi dalam manajemen vaksinasi. Saat ini suplai vaksin akan semakin banyak, maka diperlukan percepatan vaksinasi agar segera mencapai target vaksinasi," pungkas Panglima TNI.



Panglima TNI Berdialog dengan Siswa SMP di Pekanbaru

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto juga meninjau program percepatan vaksinasi di Pekanbaru. Dalam kesempatan ini, Hadi mengingatkan pentingnya program percepatan vaksinasi untuk mengatasi pandemi COVID-19.

Marsekal Hadi meninjau percepatan vaksinasi di SMPN 9 Pekanbaru, Kamis (23/9/2021). Turut serta Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito dan Kabaharkam Polri Komjen Arief Sulistyanto.

Ditargetkan ada 1.000 dosis vaksin yang akan diberikan kepada siswa dan siswi SMP di seputar Kota Pekanbaru. Kegiatan ini didukung 35 vaksinator gabungan dari TNI-Polri dan Dinkes.

Ada hal menarik dalam peninjauan program percepatan vaksinasi kali ini. Marsekal Hadi sempat berdialog langsung dengan salah seorang siswa bernama Gilang.

"Bagaimana, enak sekolah virtual atau tatap muka?" tanya Hadi. Gilang menjawab, lebih enak sekolah tatap muka karena dapat bertanya langsung ke guru jika ada hal yang kurang dipahami.

Kemudian Hadi kembali bertanya apa cita-cita siswa tersebut jika sudah besar nanti.

"Jadi pemain bola, Bapak, jadi kiper," jawab Gilang.

Marsekal Hadi lantas mengajak siswa tersebut mempraktikkan bagaimana jika mendapatkan serangan bola dari kanan atas ataupun bawah. Ini dilakukan Hadi semata-mata untuk menghilangkan rasa takut dari siswa tersebut sebelum divaksinasi.

Selanjutnya, Panglima TNI, Kepala BNPB dan Kabaharkam Polri melanjutkan menyapa jajaran yang melaksanakan vaksinasi di beberapa wilayah secara virtual. Salah satu tempat yang disapa Panglima TNI adalah vaksinasi di Pondok Modern Nurul Hidayah, yang hari ini melaksanakan vaksinasi sebanyak 1.200 santri.

"Bagus, lanjutkan lagi untuk yang belum divaksin baik dosis pertama maupun dosis kedua agar kegiatan di pesantren bisa berjalan dengan baik dan terhindar dari terpaparnya COVID-19, termasuk para pengasuhnya. Jangan lupa, semuanya dilaksanakan vaksinasi," ucap Hadi.


(hri/aud)