Komisi I DPR: Prabowo Kunjungan Luar Negeri, Panglima TNI ke Sumatera

Rolando Fransiscus Sihombing - detikNews
Kamis, 23 Sep 2021 14:06 WIB
Ketua Komisi I DPR, Abdul Kharis Almasyhari (Zhacky/detikcom)
Abdul Kharis Almasyhari (Zhacky/detikcom)
Jakarta -

Ketidakhadiran Menhan Prabowo Subianto dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di rapat Komisi I DPR RI bukan tanpa sebab. Kedua petinggi tersebut berhalangan hadir karena sedang melakukan kunjungan kerja.

Wakil Ketua Komisi I Abdul Kharis menyampaikan perihal sebab Prabowo Subianto dan Marsekal Hadi berhalangan hadir membahas anggaran di Kompleks Parlemen, Kamis (23/9/2021). Berdasarkan surat dari Sekjen Kemenhan Nomor B1832/IX/2021 tertanggal 21 September 2021, Prabowo sedang melakukan kunjungan ke luar negeri (LN).

"Isinya saja, sehubungan dasar di atas, dengan hormat disampaikan kepada Wakil Ketua DPR Korpolkam bahwa Menteri Pertahanan mendelegasikan undangan rapat kerja bersama Komisi I DPR RI kepada Wakil Menteri Pertahanan dikarenakan Menteri Pertahanan sedang melaksanakan kunjungan ke luar negeri. Oke, yang Menhan clear ya," kata Abdul Kharis.

"Kita bergeser satu per satu, artinya Kemhan tidak ada masalah," imbuhnya.

Sementara itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto berhalangan hadir di Komisi I karena sedang kunjungan kerja ke Sumatera. Marsekal Hadi kemudian menugaskan Kabais TNI Letjen Joni Supriyanto.

"Kemudian yang kedua, surat perintah dari Mabes TNI dasarnya surat Wakil Ketua DPR RI atas undangan kita DPR RI, kemudian yang kedua perintah lisan Panglima TNI kepada Korsmin Panglima TNI untuk mendelegasikan undangan tersebut kepada Kabais karena di waktu yang sama Panglima TNI sedang melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Sumatera," ujar Abdul Kharis.

Perihal rapat ini kemudian disoroti anggota Komisi I DPR Nurul Arifin. Nurul menyoroti ketidakhadiran Panglima TNI.

"Hari ini semua diwakilkan, memang tidak ada larangan sih, cuma buat kami Panglima tidak ada di dalam UU MD3-nya. Kalau Menhan memang boleh diwakilkan begitu kan, dan selanjutnya terserah pada kesepakatan pleno seperti apa," kata Nurul.

"Tapi buat saya pribadi, ini preseden, tiba-tiba semua tidak hadir. Jadi kita lembaga mau jadi lembaga wakil-wakilan maksudnya? Kita di sini kan representasi suara wakil rakyat," sambungnya.

Anggota Komisi I Fraksi PKS Sukamta juga melemparkan protes atas ketidakhadiran Prabowo dan Marsekal Hadi. Sukamta protes rapat kerja mitra diwakili.

"Memang ini menurut saya preseden tidak bagus, sepanjang saya di Komisi I dua periode, baru kali ini rapat begini. Mungkin ada urusan penambahan anggaran yang tidak tercapai, tapi bukan berarti juga kita di Badan Anggaran tidak berjuang Pak. Kalau hanya karena gara-gara tidak naik anggarannya, kemudian rapat diwakilkan itu juga tidak menghargai kita di Badan Anggaran," ujar Sukamta.