Kemlu Ungkap Tantangan Dunia Internasional hingga 2022: Afghanistan-AUKUS

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 22 Sep 2021 11:09 WIB
Wakil Menteri Luar Negeri, Mahendra Siregar, pada Pertemuan Tingkat Tinggi Dewan Keamanan (DK) PBB mengenai Peacebuilding and Sustaining Peace: Security Sector Governance and Reform yang diselenggarakan secara virtual pada hari Kamis (03/12/2020).
Wamenlu Mahendra Siregar (Dok. Kemlu)
Jakarta -

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menyampaikan sejumlah perkembangan isu dunia internasional yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Kemlu menyebut isu kesehatan hingga pembentukan kerja sama Australia, Inggris, dan Amerika Serikat atau AUKUS bakal menjadi pembahasan hingga 2022 mendatang.

Sejumlah isu dunia internasional itu disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar saat rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI, Rabu (23/9/2021), di Kompleks DPR/MPR. Mahendra menyebut isu pertama yang belakangan dibahas dunia internasional, yakni berkaitan dengan perubahan iklim dan kesehatan.

"Pertama meeting of major economies berkaitan dengan pembahasan energi dilakukan pada 17 September lalu, yang mengupayakan fokus global menangani isu energi yang berdampak pada perubahan iklim. dan pertemuan lainnya yang digagas Amerika Serikat adalah terkait COVID-19 disebut COVID-19 summit, dilakukan pada malam ini," kata Mahendra.

"Artinya isu kesehatan dan perubahan iklim masih dan akan mewarnai agenda global saat ini dan setidaknya akan tetap menjadi prioritas dan fokus masuk ke tahun 2022 mendatang," lanjutnya.

Kemudian, Mahendra menyebut isu yang menjadi perhatian dunia selanjutnya, yakni pembentukan pemerintahan baru Afghanistan oleh Taliban. Dia menyebut sampai saat ini sejumlah negara masih pesimistis dengan negara baru bentukan Taliban tersebut.

"Menyikapi pembentukan caretaker government, banyak pihak sampaikan sikap pesimisme terhadap pemerintahan baru di Afghanistan, tentu kita semua masih harus menunggu pembentukan pemerintah Afghanistan yang permanen dengan tetap terus menyuarakan harapan yang besar adanya perubahan di Afghanistan. Perkembangan di Afghanistan kami yakini masih akan terus menjadi tantangan yang dihadapi dunia tahun 2022," jelasnya.

Lebih lanjut, Mahendra menyampaikan isu yang baru-baru ini terjadi yakni soal pembentukan aliansi AUKUS pada 15 September lalu. Dia menyebut pembentukan AUKUS ini merupakan manifestasi rivalitas antara Amerika dan Republik Rakyat Tiongkok atau China di kawasan Indopasifik.

"Ketiga adalah pengumuman pembentukan enhanced trilateral security partnership atau yang dikenal dengan AUKUS antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat pada 15 September 2021. Banyak pihak yang melihat pengumuman ini sebagai manifestasi rivalitas antara Amerika dan RRT di kawasan Indopasifik. Ini diprediksi akan terus mewarnai situasi kawasan Indopasifik tahun 2022. Ketiga hal tadi terjadi dalam hitungan kurang dari 3 minggu," ujarnya.

Hingga kini rapat dengar pendapat bersama Komisi I DPR RI masih berlangsung.

Simak video 'Ini 3 Isu yang Dibawa RI dalam Sidang Umum PBB Ke-76':

[Gambas:Video 20detik]

(maa/gbr)