Panglima-Kapolri Tinjau Serbuan Vaksinasi Akabri 98, Lempar Pesan Sinergi

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 21 Sep 2021 13:13 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara serbuan vaksinasi Paguyuban Alumni AKABRI 1998
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara serbuan vaksinasi Paguyuban Alumni Akabri 1998 (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta -

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang digelar Paguyuban Alumni Akabri 1998 atau Nawahasta. Sigit mengapresiasi sinergisitas TNI-Polri dalam mengatasi pandemi COVID-19.

Serbuan vaksinasi dan bakti sosial ini digelar di WOW Sport Club Citra Raya, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (21/9/2021). Sigit menekankan serbuan vaksinasi ini merupakan wujud sinergisitas dan soliditas TNI-Polri dalam menekan dan mengendalikan laju pertumbuhan COVID-19.

"Ini merupakan bentuk wujud sinergisitas dan soliditas TNI-Polri, khususnya upaya melaksanakan strategi menekan laju pertumbuhan COVID-19," kata Sigit setelah melakukan peninjauan.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara serbuan vaksinasi Paguyuban Alumni AKABRI 1998Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara serbuan vaksinasi Paguyuban Alumni Akabri 1998 (Foto: dok. Istimewa)

Menurut mantan Kabareskrim ini, serbuan vaksinasi dan bakti sosial juga implementasi dari TNI-Polri membantu upaya pemerintah dalam menekan laju pertumbuhan virus Corona.

Sigit mengungkapkan, saat ini seluruh wilayah di Indonesia telah mengalami penurunan level PPKM. Ini semua bisa terjadi berkat kerja keras pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang ikut membantu.

Sigit menyebut, angka kasus harian virus Corona sekarang jauh menurun dibandingkan pada Juli lalu, di mana angka positif COVID-19 mencapai 56 ribu dan BOR di rumah sakit menjadi 90 persen. Karena itu, Sigit mengapresiasi seluruh pihak yang telah berjuang bersama untuk mengendalikan COVID-19 di Indonesia.

"Maka saat ini berkat kerja keras dari seluruh stakeholder TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan pemda dan masyarakat, maka angka saat ini kami bisa mengucapkan selamat dan bersyukur bahwa saat ini BOR nasional turun jauh 11 persen dan laju kasus harian kurang-lebih 1.900-an," ujar mantan Kapolda Banten tersebut.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara serbuan vaksinasi Paguyuban Alumni AKABRI 1998Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di acara serbuan vaksinasi Paguyuban Alumni Akabri 1998 (Foto: dok. Istimewa)

Meski begitu, Sigit meminta seluruh stakeholder tidak terbuai oleh penurunan angka virus Corona saat ini. Menurutnya, semua harus tetap melakukan dan menegakkan strategi pengendalian COVID-19, yakni disiplin protokol kesehatan, penguatan tracing, testing, dan treatment serta percepatan vaksinasi.

"Ini harus pertahankan strateginya bagaimana kami melaksanakan 3T, prokes utamanya memakai masker, dan yang paling penting kita mewujudkan kekebalan imunitas dengan mempercepat vaksinasi. Yang tentunya kami harapkan dengan ada tiga strategi ini laju COVID-19 bisa dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi tumbuh," papar Sigit.

Sigit menambahkan, di tengah pandemi COVID-19, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia mengalami peningkatan. Karena itu, ia berharap aktivitas masyarakat dengan menerapkan protokol kesehatan harus terus diawasi ketat.

"Semua bisa terjadi apabila kita semua tetap waspada, jangan euforia dengan angka yang turun. Kita tetap jaga prokes dan tentunya masyarakat yang belum divaksin harus semuanya segera datang ke lokasi yang disiapkan untuk lakukan vaksin. Dengan begitu, kegiatan dan aktivitas masyarakat bisa dilaksanakan dengan baik namun laju COVID-19 bisa dikendalikan. Harapan kita bersama menggeser dari pandemi menjadi endemi," kata Sigit.

Kegiatan serbuan vaksinasi dan bakti sosial yang diselenggarakan oleh Paguyuban Alumni Akabri 1998 atau Nawahasta dilaksanakan secara serentak di 34 provinsi, mulai 14 September hingga 21 September 2021.

(hri/fjp)