Round-Up

Buka-bukaan Bobby soal Triliunan APBD di Bank Usai Disentil Jokowi

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 22:02 WIB
Wali Kota Medan, Bobby Nasution
Wali Kota Medan Bobby Nasution (Datuk Haris/detikcom)
Jakarta -

Wali Kota Medan Bobby Nasution disentil Presiden Joko Widodo (Jokowi) gara-gara triliunan rupiah APBD Kota Medan mengendap di bank. Usai disorot Jokowi, Bobby pun buka-bukaan mengenai anggaran itu.

Jokowi menyoroti kurangnya serapan anggaran Pemko Medan itu saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Sumatera Utara (Sumut). Jokowi awalnya berbicara soal pertumbuhan ekonomi di Sumut di angka 4,94 persen, lalu berbicara soal angka inflasi Sumut yang di atas nasional.

"Di Sumut hati-hati, pertumbuhan ekonomi di 4,95, berarti di bawah nasional, nasional 7,30. Inflasi sudah di atas nasional. Kita 1,5, inflasi di sini 2,1 persen. Hati-hati dengan inflasi. Artinya, ada barang-barang yang akan naik harganya di Sumatera Utara," kata Jokowi di rumah dinas Gubsu, Medan, Kamis (16/9/2021).

Jokowi mengingatkan angka pertumbuhan ekonomi di Sumut bisa turun jika COVID-19 tidak dapat dikendalikan. Untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi ini, kata Jokowi, yang harus dilakukan adalah realisasi APBD.

"Realisasi APBD di Sumut 55,2 persen. Yang paling rendah di Mandailing Natal, 28 persen, hati-hati," ucap Jokowi.

Jokowi kemudian berbicara soal APBD yang masih tersimpan di bank. Jokowi menegur Bobby karena APBD yang tersimpan di bank mencapai Rp 1,8 triliun.

"APBD (Sumut) di bank Rp 1,3 triliun, yang terbesar Medan, sudah dicek. Yang bagus APBD realisasi investasi (Sumut) Rp 4,1 triliun dan PMDN 9,9. Cek betul angka-angka ini. Saya dapat data dari Menteri Keuangan, nggak akan meleset. Segera lakukan realisasi, serapan anggaran secepatnya, sehingga memudahkan ekonomi di daerah," jelas Jokowi.

Simak penjelasan Bobby soal asal-usul anggaran di bank pada halaman selanjutnya: