Round-Up

Bayang-bayang Sanksi PDIP Kala Relawan Ganjar Makin Terang-terangan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 21:31 WIB
PDIP akan menggelar Rakornas untuk menyambut HUT ke-46 pada Kamis (10/1/2019) mendatang. Ratusan bendera PDIP merahkan jalanan Jakarta.
Bendera PDI Perjuangan (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah relawan Ganjar semakin menggemakan dukungan terhadap Ganjar Pranowo untuk maju di Pilpres 2024. Tak tinggal diam, PDIP akan memberikan sanksi kepada kadernya yang terlibat deklarasi capres dan cawapres 2024.

Arus deklarasi dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo maju di Pilpres 2024 terus bergema. PDIP mengatakan partai bakal memberikan sanksi disiplin kepada anggota partai yang mendeklarasikan atau dideklarasikan menjadi capres atau cawapres 2024.

"Sikap partai sangat jelas bahwa keputusan terkait dengan capres dan cawapres berdasarkan keputusan Kongres V dimandatkan kepada ketua umum partai," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat dihubungi, Senin (20/9/2021).

Baru-baru ini, relawan Sahabat Ganjar sempat melakukan deklarasi untuk mendukung politis PDIP Ganjar Pranowo maju sebagai capres 2024. Kali ini deklarasi diikuti relawan dari 17 negara.

Deklarasi yang digelar daring dan diikuti dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri. Pembawa acara menyebutkan Deklarasi Sahabat Ganjar diikuti dari Hong Kong, Macau, Jepang, Taiwan, Inggris, Singapura, Italia, Belanda, Malaysia, Arab Saudi, Australia, Selandia Baru, Amerika Serikat, Austria, Spanyol, Uni Emirat Arab, dan Prancis.

Sekjen Relawan Sahabat Ganjar, Aloysius Jaka, dalam acara tersebut mengatakan Sahabat Ganjar diawali dengan Deklarasi di Yogyakarta 29 Juni 2021. Kemudian, pada 8 Agustus 2021, dilakukan deklarasi di Bali, lalu berlanjut untuk 34 provinsi.

Hasto KristiyantoHasto Kristiyanto (dok. PDIP)

"Pada 19 September ini, tercatat 17 relawan luar negeri ikut deklarasikan," kata Jaka dalam acara deklarasi relawan sahabat Ganjar luar negeri dan pelantikan pengurus sahabat Ganjar yang digelar daring, Minggu (19/9) lalu.

Kembali ke Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, dalam Kongres V segala keputusan soal Pilpres 2024 akan ditentukan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri. PDIP menegaskan akan memberikan sanksi, bahkan kepada kader yang didukung untuk maju di Pilpres 2024 meski kader tersebut bukan yang menyebutkan lebih dulu capres dan cawapresnya.

"Dalam hal ada anggota PDI Perjuangan yang menyebutkan terlebih dahulu calon presiden dan calon wakil presiden, termasuk melalui relawan, sebelum keputusan resmi partai, maka partai akan memberi sanksi disiplin," ucapnya.

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Relawan Sahabat Ganjar Deklarasikan Dukungan Serentak di 17 Negara':

[Gambas:Video 20detik]