Round-Up

Bayang-bayang Sanksi PDIP Kala Relawan Ganjar Makin Terang-terangan

Tim detikcom - detikNews
Senin, 20 Sep 2021 21:31 WIB
PDIP akan menggelar Rakornas untuk menyambut HUT ke-46 pada Kamis (10/1/2019) mendatang. Ratusan bendera PDIP merahkan jalanan Jakarta.
Bendera PDI Perjuangan (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Bambang yang akrab disapa Pacul kala itu menyatakan PDIP mempersilakan Ganjar mengikuti jejak Rustriningsih. Siapa dia? Rustriningsih merupakan mantan kader PDIP dan Bupati Kebumen.

Pada 2013, Rustriningsih ingin maju menjadi Gubernur Jawa Tengah, tapi PDIP tak memberi restu. Rustriningsih kemudian mendukung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa di Pilpres 2014, berkebalikan dengan PDIP.

"Beginilah, bahwa Bu Rustri kader PDIP, itu srikandinya Ibu Megawati Soekarnoputri, Ibu statement di Jawa Tengah 'Ini Srikandiku', tapi ketika kemudian Bu Rustri pindah dengan partai lain, Ibu marah nggak? Saya nggak tahu persoalan Ibu, tapi ada nggak Ibu statement marah? Nggak ada. Boleh nggak? Ya monggo kalau orangnya (Ganjar) mau, orangnya (Ganjar) mau monggo, sudah banyak contoh kok, banyak contoh itu di Jawa Tengah itu semua orang tahu, Ibu Rustriningsih," sebut Pacul, (25/5) lalu.

Sementara itu, pakar ilmu politik Universitas Gadjah Mada (UGM) Wawan Masudi menyebut kans Ganjar Pranowo untuk maju sebagai capres 2024 belum sepenuhnya tertutup. Apalagi konstelasi politik masih jauh.

"Saya kira iya (kans masih belum tertutup). Ini kan juga proses politiknya masih panjang ya. Dan partai politik pada akhirnya selain mereka bertumpu pada pertimbangan-pertimbangan internal ada pertimbangan ideologis," kata Wawan saat dihubungi wartawan, Senin (20/9).

Partai, kata Wawan, tak serta-merta langsung menutup mata dengan popularitas calon. "Pada akhirnya mereka atau partai politik akan mempertimbangkan juga apa yang disebut sebagai aspek-aspek popularitas atau stabilitas dari para kandidat," tambahnya.


(rfs/rfs)