Ketua DPD Minta Vaksinasi Pedagang Pasar Tradisional Diprioritaskan

Erika Dyah - detikNews
Minggu, 19 Sep 2021 19:17 WIB
Ketua DPD minta vaksinasi pedagang pasar tradisional diprioritaskan.
Foto: DPD
Jakarta -

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyoroti penurunan level PPKM di sejumlah daerah yang berimbas pada kembalinya geliat pasar tradisional. Untuk itu, ia meminta pemerintah memprioritaskan vaksinasi kepada pedagang pasar tradisional karena transaksi bisnis langsung secara fisik mulai kembali ramai.

Menurut LaNyalla, vaksinasi untuk pedagang perlu diprioritaskan sebab pedagang pasar tradisional hampir setiap hari selalu berada dalam kerumunan. Kondisi ini membuat para pedagang menjadi kelompok rentan tertular COVID-19.

"Pedagang pasar tradisional itu setiap hari melayani pembeli. Mereka selalu berada di pusaran kerumunan. Maka, saya menilai mereka merupakan kelompok yang perlu mendapat prioritas vaksinasi," kata LaNyalla dalam keterangan tertulis, Minggu (19/9/2021).

Dalam kesempatan ini, LaNyalla turut mengapresiasi langkah pemerintah melalui TNI/Polri yang melakukan pelaksanaan vaksinasi bagi pedagang pasar tradisional Pasar Induk Lau Cih, Medan. Ia pun berharap langkah serupa dilakukan di pasar-pasar induk lain di daerah.

Senator asal Jawa Timur ini menilai, langkah tersebut akan semakin mempercepat penciptaan kekebalan tubuh komunal (herd immunity). Adapun hal ini juga menjadi program utama pemerintah di tengah pandemi COVID-19.

"Saya mengingatkan kepada para kepala daerah agar vaksinasi menyasar kelompok-kelompok yang potensial terlibat kerumunan, seperti pasar tradisional agar roda ekonomi melalui perdagangan bergerak terus," ujarnya.

LaNyalla juga mengingatkan agar kepala daerah dapat mencapai target vaksinasi. Pasalnya, pemerintah telah mewanti-wanti jika vaksinasi tidak mencapai target, maka PPKM dapat diperpanjang seterusnya. Menurutnya, hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap percepatan pemulihan ekonomi.

Oleh karena itu, LaNyalla menyebut vaksinasi akan berdampak positif pada hampir seluruh sektor sendi-sendi kehidupan masyarakat. Selain dari sisi kesehatan, program vaksinasi juga berkaitan erat dengan pergerakan ketahanan ekonomi nasional.

(fhs/ega)