Pimpin PPP Jakarta, Haji Lulung Diminta Sowan ke Ulama dan Habaib

Nurcholis Maarif - detikNews
Sabtu, 18 Sep 2021 09:49 WIB
Pimpin DPW PPP DKI, Haji Lulung Diminta Sowan ke Ulama dan Habaib
Foto: Dok. PPP
Jakarta -

Sekjen DPP PPP Arwani Thomafi meminta Ketua DPW PPP DKI Jakarta Abraham Lunggana (Haji Lulung) turun ke masyarakat menyapa para ulama dan habaib serta konstituen PPP di Ibu Kota. Hal itu diucapkannya usai menyerahkan SK Kepengurusan periode 2021- 2026 di Kantor DPP PPP di Jakarta belum lama ini.

"Alhamdulillah, dan selamat datang kembali ke PPP. Kita minta kepada Haji Lulung agar segera sowan dan silaturahmi kepada para ulama dan habaib di Jakarta," kata Arwani dalam keterangan tertulis, Sabtu (20/9/2021).

Arwani yang didampingi Wasekjen Idy Muzayyad dan disaksikan sejumlah pengurus teras DPP PPP menginstruksikan kepada jajaran pengurus DPW PPP DKI agar segera melakukan konsolidasi untuk mengembalikan kebesaran partai Ka'bah di Jakarta.

"Segera konsolidasi dan hadir ke tengah-tengah masyarakat, rebut kembali simpati masyarakat Ibu Kota," pesan Arwani.

Selanjutnya, saat disinggung soal target khusus di Pemilu 2024, Arwani tidak menjawab secara gamblang. Dia meminta saat ini kader PPP fokus dulu pada kerja-kerja di lapangan dan hadir di tengah masyarakat, terlebih saat ini masyarakat sedang kesulitan akibat pandemi COVID-19.

"Kita ingin PPP hadir bekerja nyata untuk umat, tentu nantinya kita juga ingin kembali memaksimalkan peran serta di dalam membangun Jakarta dalam kerja-kerja legislatif seperti pada pemilu-pemilu sebelumnya," ujarnya.

"Bismillah, biidznillah dan atas pertolongan Allah SWT, insyaallah kerja keras kita ke depan akan membuahkan hasil yang baik," imbuh Arwani.

Sementara itu, usai menerima SK, Haji Lulung menyampaikan terima kasih dan rasa syukur kepada Allah SWT, atas kembali bersatunya PPP pasca terjadinya dualisme kepengurusan yang sempat menimpa partai Ka'bah.

Tak lupa, Haji Lulung menyampaikan permintaan maaf kepada umat dan masyarakat serta segenap konstituen PPP di DKI. Sebab sebelumnya telah ikut membiarkan dan terlibat konflik di internal PPP.

"Kami mohon dibukakan pintu maaf kepada umat dan seluruh rekan-rekan di PPP dan masyarakat Jakarta, karena kita pernah berkonflik di masa lalu, khususnya di Pilkada DKI 2017 di mana saat itu kami dianggap tidak sesuai harapan umat. Bismillah, saya hari ini resmi kembali ke PPP karena terpanggil dengan banyaknya ulama dan kyai yang meminta saya untuk kembali," kata Haji Lulung.

Selanjutnya, mantan Wakil Ketua DPRD DKI dua periode itu juga memohon doa dan dukungan masyarakat Jakarta agar dimudahkan dalam menjalankan amanah selama lima tahun ke depan.

"Setelah ini, kami akan segera melakukan konsolidasi dengan menyelenggarakan rapat-rapat kerja wilayah di lima kota Jakarta dan satu kabupaten Kepulauan Seribu," jelas dia.

Haji Lulung yakin ke depan kerja politik partainya akan semakin solid dan kuat, setelah menjalani masa-masa sulit di masa lalu.

"Rapatkan bariskan dan luruskan shaf, mari bersama-sama kita kembalikan PPP sebagai partai yang memperjuangkan kepentingan umat, sekaligus sebagai salah satu partai besar di Jakarta. Mari kita raih kembali kepercayaan masyarakat untuk meraih kesuksesan di Pemilu mendatang. Semoga kita selalu dalam lindungan dan pertolongan Allah," ujar Haji Lulung.

Di sisi lain, di bawah kepemimpinannya kali ini Haji Lulung bersama Sekwil Najmi Mumtaza bertekad untuk membawa kebaruan, salah satunya dengan menggandeng atau melibatkan generasi milenial.

Sebab, menurutnya, peran milenial sangat besar dalam digital campaign untuk meningkatkan tingkat elektoral partai.

"Kita harus menghilangkan kesan kalau PPP adalah partai orang tua, mari kita tunjukkan kalau PPP juga partainya anak muda yang siap menumbuhkan energi positif baru bagi PPP ke depan," pungkasnya.

(akd/ega)