Dukung Wisata di Jatim Dibuka, LaNyalla Ingatkan Lonjakan Kasus

Moch Prima Fauzi - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 23:05 WIB
Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti
Foto: DPD RI
Jakarta -

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mendukung dibukanya kembali destinasi wisata di Provinsi Jawa Timur. Ia berharap dengan dibukanya kembali sektor pariwisata dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi pada sektor pendukung lainnya.

"Pergerakan ekonomi akan kembali bergeliat dengan dibukanya kembali destinasi wisata di Jatim. Tentu ini akan berdampak positif bagi perputaran ekonomi, terutama UMKM," ujar LaNyalla dalam keterangan tertulis, Kamis (16/9/2021).

Ia mengatakan selama PPKM para pelaku UMKM terdampak cukup serius. Dengan dibukanya pariwisata membuat mereka dapat kembali mengais rezeki, terutama bagi UMKM di sekitar lokasi wisata yang selama PPKM terdampak pembatasan mobilitas warga.

Meski demikian, LaNyalla mengingatkan pembukaan tempat wisata harus tetap memperhatikan perkembangan status level serta lonjakan angka positif COVID-19.

"Jangan sampai pembukaan tempat wisata malah menjadikan lonjakan positif COVID-19 kembali terjadi," tutur LaNyalla.

Sebagaimana diketahui, melandainya jumlah positif Covid-19 yang terjadi di Jatim menjadi alasan dibukanya 154 tempat wisata di Jatim yang sudah dibuka. Tempat wisata dari level 1 dan 2 ada 257 titik dan 154 sudah buka terbatas dan bertahap.

LaNyalla mengingatkan pemerintah melakukan pengawasan ketat terhadap pengelolaan tempat wisata agar tidak menjadi klaster atau pusat penularan COVID-19.

"Pengawasan harus menetapkan sejumlah persyaratan, terutama pengunjung yang telah vaksin minimal sudah mendapatkan satu dosis suntik," katanya.

Dengan begitu, LaNyalla optimistis pembukaan kembali destinasi wisata tak akan mengganggu kinerja pemerintah yang tengah berupaya keras menurunkan risiko penularan COVID-19 hingga ke level terendah.

LaNyalla juga meminta agar pembukaan destinasi wisata ini dijadikan strategi untuk mempercepat proses penciptaan kekebalan tubuh komunal atau herd immunity melalui vaksinasi.

"Sediakan stan-stan vaksinasi di lokasi destinasi wisata. Jadi, sambil berwisata juga melakukan vaksinasi itu akan menjadi daya tarik bagi masyarakat," ujar LaNyalla.

(prf/ega)