Gusdurian Bersama Pegawai KPK yang Segera Diberhentikan

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 12:09 WIB
Gedung baru KPK
Gedung Merah-Putih KPK (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Putri sulung Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Alissa Wahid, memberikan dukungan penuh bagi pegawai KPK yang segera diberhentikan. Salah seorang pegawai yang segera diberhentikan, Tata Khoiriyah, diketahui sebagai seorang Gusdurian.

Awalnya Tata mencuitkan perihal surat pemberitahuan soal pemberhentian dirinya. Cuitan itu lantas dibalas Alissa.

"Siang ini dijapri oleh atasan saya. Meski sudah diduga, baca ini rasanya nyesek banget. Semacam patah hati sama KPK," kata Tata dalam cuitannya, Kamis (16/9/2021).

"Selama ini bertanya-tanya, apa yang salah dengan wawancara TWK? Kenapa kami statusnya TMS? Tiba-tiba tanpa penjelasan kami dilabeli merah dan sekarang diberhentikan," imbuhnya.

Alissa lantas membalas cuitan Tata. Dia mengatakan bila Gusdurian selalu bersamanya.

"Seluruh @gusdurians tetap menemanimu, mbak. Kita kalah bersama, tapi kita tetap mampu menjaga martabat. Sebagaimana #GusDur yang tegak berdiri dalam prinsip, walau harus menelan kekalahan pahit. Saya bangga kepadamu, mbak," ucap Alissa.

Sebelumnya dalam polemik Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK, awalnya 75 pegawai KPK dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk beralih status menjadi ASN. Kini KPK memutuskan 56 orang di antaranya akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021.

"Terhadap 6 orang pegawai KPK yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan diberi kesempatan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers, Rabu (15/9/2021).

"Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) per tanggal 30 September 2021," imbuhnya.

Awalnya 75 pegawai gagal TWK itu dibagi menjadi 24 orang dan 51 orang. Dari 24 orang, hanya 18 orang yang sepakat untuk dibina ulang. Sedangkan dari 51 orang, ada seorang yang pensiun yaitu Sujanarko. Dengan begitu, total pegawai yang akan diberhentikan nantinya adalah 56 orang.

Simak video 'Pesan Firli untuk 56 Pegawai KPK yang Diberhentikan Akhir September':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/fjp)