Direktur KPK Istilahkan Pemberhentian 56 Pegawai dengan 'G30STWK'

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 12:05 WIB
Gedung baru KPK
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Jakarta -

Direktur Sosialisasi & Kampanye Antikorupsi KPK Giri Suprapdiono termasuk satu dari 56 pegawai KPK yang akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021. Giri mengambil istilah 'G30STWK' berkaitan dengan hal itu.

"G30STWK. Hari ini kami dapat SK dari pimpinan KPK. Mereka memecat kami! Berlaku 30 September 2021," ucap Giri melalui akun Twitter-nya seperti dikutip, Kamis (16/9/2021).

"Layaknya, mereka ingin terburu-buru mendahului presiden sebagai kepala pemerintahan. Memilih 30 September sebagai sebuah kesengajaan. Mengingatkan sebuah gerakan yang jahat & kejam. Diterima?" imbuhnya.

Giri turut melampirkan surat yang diterimanya. Tertulis pada surat tertanggal 15 September 2021 itu adalah Surat Keputusan Nomor 1327 Tahun 2021 perihal Pemberhentian dengan Hormat Pegawai KPK.

Sebelumnya dalam polemik Tes Wawasan Kebangsaan atau TWK, awalnya 75 pegawai KPK dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk beralih status menjadi ASN. Kini KPK memutuskan 56 orang di antaranya akan diberhentikan dengan hormat pada 30 September 2021.

"Terhadap 6 orang pegawai KPK yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dan diberi kesempatan mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan, namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat menjadi Aparatur Sipil Negara dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam konferensi pers, Rabu (15/9/2021).

"Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) per tanggal 30 September 2021," imbuhnya.

Simak video 'Pesan Firli untuk 56 Pegawai KPK yang Diberhentikan Akhir September':

[Gambas:Video 20detik]