MC Wanita Dilarang Tampil Minta Gubernur Bali Berhenti Diskriminasi

ADVERTISEMENT

MC Wanita Dilarang Tampil Minta Gubernur Bali Berhenti Diskriminasi

Sui Suadnyana - detikNews
Kamis, 16 Sep 2021 03:31 WIB
Ilustrasi
Foto: Ilustrasi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong)
Denpasar -

Master of ceremony (MC) bermama Putu Dessy Fridayanthi tidak diizinkan tampil di acara kementerian oleh protokol Pemerintah Provinsi (Pemprov) karena dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster. Dessy meminta Gubernur Bali berhenti melakukan diskriminasi terhadap wanita.

"Hentikan diskriminasi kepada kami kaum wanita di Bali. Kami berhak untuk bekerja dan berkarya sesuai profesi kami masing-masing," kata Dessy dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Rabu (15/9/2021) malam.

Dessy beralasan dirinya mewakili kaum wanita para pekerja yang profesional di bidangnya. Ia berharap, setelah kejadian ini kaum wanita, khususnya para pekerja event diizinkan untuk membawakan berbagai acara yang dihadiri oleh Gubernur Bali Wayan Koster.

"Jangan (pekerja event wanita) disuruh ngumpet, diposisikan selayaknya sebagai MC yang membawakan acara diatas/samping panggung. Dan tidak lagi di-cancel mendadak karena acara yang akan dibawakan akan dihadiri Gubernur Bali maka MC-nya harus laki-laki," kata Dessy.

Tak hanya itu, Dessy juga berharap kepada Pemprov Bali untuk memberikan tanggapan atau klarifikasi atas perlakukan kurang menyenangkan yang dialami olehnya. Klarifikasi perlu dilakukan agar tahu alasan yang dijadikan acuan sehingga Dessy harus membawakan acara dari dalam ruangan layaknya tahanan perang.

"Mohon segera direspon oleh pihak Pemprov Bali atau Gubernur Bali langsung," pinta Dessy.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.



ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT