Round-Up

Dalih Lalai Pengelola Kala Ibu-ibu Joget Tak Bermasker di Kapal Wisata

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 15 Sep 2021 23:14 WIB
Tangkapan layar ibu-ibu di Makassar berjoget ria-tak bermasker di kapal wisata. (Dok. Istimewa)
Tangkapan layar ibu-ibu di Makassar berjoget ria-tak bermasker di kapal wisata. (Dok. Istimewa)

Pengelola Kapal Buka Suara

Pengelola kapal wisata pinisi di Kota Makassar angkat bicara soal heboh ibu-ibu berjoget-ria hingga tak bermasker. Pengelola berdalih aksi joget itu dipicu kelalaian tamu kapal wisata.

"Bahwa kondisi itu kelalaian pada tamu kami," ucap pengelola pinisi, Achmad Zulkarnaen Zaenal, saat menyampaikan klarifikasi tertulis kepada detikcom, Selasa (14/9/2021).

Zulkarnaen mengatakan pengelola kapal pinisi sudah menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Pengelola juga sudah mengedukasi ibu-ibu yang menjadi tamu di kapal wisata pinisi pada saat itu.

"Jadi kami sudah melakukan prokes yang ketat, sebelum naik (tamu) kita edukasi COVID terlebih dahulu, setiap 25 menit kita menyampaikan untuk mengingatkan tetap menjaga prokes selama berada di pinisi," ucap Zulkarnaen.

Pengelola menyebut para tamu pinisi lalai prokes karena edukasi sudah disampaikan. Pengelola mengaku tak menduga tamu akan berjoget-ria hingga tak bermasker.

"Dikarenakan selesai makan dan spontanitas melakukan gerakan mengikuti irama musik ketika perjalanan pulang dan hendak sampai di Dermaga," ungkap Zulkarnaen.

Dia juga menyebut kapasitas kapal pinisi yang berlayar di pulau-pulau di Makassar pada Jumat (10/9) lalu tersebut sebenarnya mencapai 70 orang. Namun dia mengklaim bahwa jumlah tamu yang naik jauh dari kapasitas maksimal.

"Kapal maksimalnya 70 orang. Namun kita hanya membatasi sampai 25 orang setiap perjalanan edukasi sambil menikmati sunset di Kota Makassar," katanya.


(jbr/nvl)