Polisi: Sumber Api Kebakaran Lapas Tangerang Berasal dari Sel Nomor 4

Firda Cynthia - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 22:54 WIB
Gambar ilustrasi penjara (Reuters / Dario Pignatelli)
Ilustrasi penjara (Foto: REUTERS/Dario Pignatelli)
Jakarta -

Polda Metro Jaya mengungkapkan dugaan awal sumber titik api yang menyebabkan kebakaran maut di Lapas Kelas I Tangerang. Sumber api itu diduga berasal dari salah satu kamar sel yang ada di Blok C2.

"Kemarin sudah saya sampaikan memang dugaan awal sementara titik api dari mana itu sudah diketahui. Di salah satu sel yang ada di Blok C2, itu dugaannya. Di sel nomor 4, ada dugaan di sana," kata Kabid Humas Polda Kombes Yusri Yunus di RS Polri Kramat Jati, Senin (13/9/2021).

Kendati demikian, dugaan tersebut masih harus dibuktikan dengan pengujian laboratoris. Yusri mengatakan, pihaknya masih menunggu kepastian soal sumber titik api dari Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri.

"Tapi kan harus dibuktikan dengan pengujian laboratoris dulu dari Puslabfor. Nanti yang berhak untuk menyampaikan dari mana asalnya, apa penyebabnya adalah ahlinya. Dalam hal ini dari Puslabfor," lanjutnya.

25 Saksi Diperiksa


Sementara itu, Polda Metro Jaya memeriksa 25 saksi terkait kebakaran Lapas Tangerang. Dari 25 saksi tersebut, 12 di antaranya adalah petugas yang jaga pada malam kebakaran terjadi.

"Hari ini total 25 saksi diperiksa oleh penyidik. Terdiri dari 12 orang pegawai Lapas yang piket pada saat kejadian dan sisanya ada dari napi, pemadam kebakaran, dan petugas PLN," ujar Yusri.

Dari 25 saksi tersebut, 18 orang di antaranya diperiksa penyidik di Polda Metro Jaya. Sementara, tujuh napi diperiksa terpisah di Polres Metro Tangerang Kota.

"12 pegawai lapas, 3 pemadam kebakaran, dan 3 petugas PLN menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Sementara 7 orang warga binaan diperiksa di Polres Metro Tangerang Kota," katanya.

Selain itu, ia mengatakan bahwa pemeriksaan Kalapas Kelas I Tangerang Victor Teguh Prihartono akan dilakukan di Polda Metro Jaya pada Selasa (14/9).

"Untuk Kalapas besok akan diperiksa mulai pukul 10.00 WIB," tuturnya.

(mea/mea)