8 Jenazah Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, 1 WN Portugal

ADVERTISEMENT

8 Jenazah Kebakaran Lapas Tangerang Teridentifikasi, 1 WN Portugal

Firda Cynthia - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 15:08 WIB
RS Polri kembali umumkan hasil identifikasi 8 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang, Senin (13/9/2021) siang
RS Polri kembali mengumumkan hasil identifikasi 8 jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang, Senin (13/9/2021) siang. (Firda/detikcom)

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Pusat Inafis Polri Kombes Mashudi mengatakan salah satu jenazah korban kebakaran teridentifikasi dari jempol kiri. Jenazah dengan identitas Anton alias Capung ini diketahui dari hasil identifikasi jenazah nomor 001.

"Hasil pemeriksaan jenazah dengan kode 001/PMJ/RSPOL/0027, kami berhasil mendapatkan sidik jari kemudian kami melakukan penelusuran dan mencari data pembanding, maka kami langsung melakukan pembandingan secara manual dengan sidik jari jempol kiri yang didapat dari posko," kata Mashudi.

"Dari sidik ini didapatkan minimal 12 kesamaan, atas nama Anton alias Capung bin Idal. Yang bersangkutan merupakan warga binaan blok C2," imbuh Mashudi.

Berikutnya, jenazah Anggie teridentifikasi dari hasil tes DNA dengan data pembanding anak kandung korban.

"Dari sampel DNA anak korban Melani Sugiarti. Angie Sugiharti jadi DNA-nya ini diambil dari anak korban," katanya.

Selanjutnya, jenazah Sarim bin Arkam teridentifikasi dari kantong jenazah nomor 0029. Sarim teridentifikasi dari DNA pembanding dari ibu kandung korban bernama Sufina.

Berikutnya, jenazah Riezkiel Khairi teridentifikasi melalui pencocokan giginya.

"Satu dia dibandingkan berdasarkan giginya, jadi giginya khas. Ini depannya putus sebelah. Ini cocok sekali dengan jenazah. Jadi ini ada 2 data yang kita gunakan satu dari gigi satu dari DNA-nya, DNA-nya diambil dari ayah kandung korban namanya Nusrin," jelasnya.

Jenazah Sumantri alias Ifan bin Darman teridentifikasi dari sampel DNA ibu kandungnya, Siti Sundari. Selanjutnya jenazah I Wayan Tirta bin Nyoman Sani teridentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA dengan sampel DNA dari anak kandungnya.

Jenazah Petra Eka alias Etus bin Suhendar teridentifikasi dari hasil tes DNA dengan sampel pembanding ayah kandungnya, Suhendar.


(mea/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT