ADVERTISEMENT

Jueni Korban Kebakaran Lapas Tangerang Sempat Urus Pembebasan Bersyarat

Bahtiar Rifa'i - detikNews
Senin, 13 Sep 2021 14:31 WIB
Keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang minta kejelasan penyebab kebakaran
Foto: Keluarga korban kebakaran Lapas Tangerang (Bahtiar Rifa'i/detikcom).
Serang -

Salah satu korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang bernama Jueni alias Juweng bin Karna sempat mengurus pembebasan bersyarat. Bahkan, pihak lembaga pemasyarakatan juga pernah mengurus dokumen ke pihak keluarga.

Orang tua korban, Jumanah mengungkapkan sekitar Agustus 2021, orang lembaga pemasyarakatan datang ke rumahnya di Baros, Kabupaten Serang. Suaminya juga jadi jaminan pembebasan anaknya tersebut.

"Eta tereh bebas, kira-kira abis ieu tahun 2021. Orang lapas geus ka die, tinggal menentukan tanggal doang 2022, tapi teu dipasihan bulanamah. Ibu lapas ka die ngasih terang, menta materai ngurus PB (pembebasan bersyarat). (Mau bebas, kira-kira habis tahun 2021. Orang dari lapas ke sini, tinggal menentukan tanggal di 2022, tapi nggak dikasih tahu bulannya, ibu dari lapas yang memberi tahu, minta materai segala ngurus pembebasan bersyarat)," kata Jumanah kepada detikcom di rumahnya di Kabupaten Serang, Senin (13/9/2021).

Pembebasan bersyarat itu pun hasil dari potongan remisi selama menjalani hukuman. Anaknya sudah dari Juli 2014 memang dihukum karena perkara pidana.

Keluarga juga tahu bahwa anaknya itu baru pindah blok dari Blok A ke Blok C. Informasi ini berdasarkan salah satu warga binaan karena kebetulan satu daerah.

"Anak saya bukannya di Blok C, tadinya di Blok A, itu baru 4 hari katanya di Blok C," katanya.

Jueni jadi korban kebakaran lapas diketahui karena ada di daftar korban. Saat itu, keluarga besar mereka memang datang dan diberi tahu bahwa nama itu ada. Keluarga juga sudah diambil darahnya untuk tes DNA dan keperluan identifikasi. Mereka berharap, pemerintah segera mengidentifikasi jenazah dan diberikan ke pihak keluarga.

"Semoga cepet beres ada kepastian. Anak saya maksudnya di sana sudah beres, kalau ini belum ada kepastian kabar, nggak bisa tidur gitu ja pikiran mah. Nggak jelas gimana anak saya mana udah tercantum dari 41 korban itu kan," ujarnya.

Lihat juga video 'Dua Korban Kebakaran Lapas Tangerang Akan Jalani Operasi Debridement':

[Gambas:Video 20detik]



(bri/mso)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT