Ditangkap Densus, Ini Jejak Terduga Teroris Abu Rusydan Dewan Syuro JI

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Minggu, 12 Sep 2021 12:34 WIB
Rumah terduga teroris AR di Kudus (cat hijau). AR diketahui merupakan dewan syuro JI era Parawijayanto
Rumah terduga teroris Abu Rusydan. (Dian Utoro Aji/detikcom)
Jakarta -

Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menangkap seorang terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) Thoriquddin (T) alias Abu Rusydan (AR) di Bekasi. Abu Rusydan pernah ditahan karena terbukti dalam tindakan terorisme hingga kemudian sempat bebas.

Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan membenarkan bahwa AR yang ditangkap ialah Abu Rusyidan. "Iya AR itu Abu Rusydan," kata Ahmad saat dikonfirmasi, Minggu (12/9/2021).

Dikutip dari laman Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Abu Rusydan lahir di Kudus pada 16 Agustus 1960. Dia memiliki beberapa nama alias, dari Bap Suyata, Salim, Jimy, Yahya, Mukti Wibowo, hingga Kholid.

Abu Rusydan sudah pernah ditangkap Densus pada 2004. Dia merupakan Dewan Syuro JI. Kala itu, AR ditangkap karena menyembunyikan tersangka bom Natal tahun 2000, yakni Ali Gufron alias Muklas.

Berdasarkan data yang dipublikasikan PPATK, AR pernah dinyatakan bersalah karena terlibat dalam kasus terorisme. AR dihukum penjara selama 3 tahun 6 bulan kala itu.

Sosok Abu Rusydan

Pakar terorisme dari Universitas Indonesia, Ridlwan Habib, menjelaskan Abu Rusydan adalah tokoh senior JI yang selama ini berkeliling Indonesia menjadi penceramah dan motivator agama.

Abu Rusydan adalah alumni pelatihan militer mujahidin Afghanistan angkatan ke-2 tahun 1990. AR disebut sempat berinteraksi langsung dengan Osama bin Laden.

"Abu Rusydan berlatih militer di Camp Sadda Pakistan dan sempat berinteraksi langsung dengan Osama bin Laden," kata Ridlwan.

Abu Rusydan Disebut Populer di Medsos

Menurut penuturan Ridlwan, Abu Rusydan menjadi populer di YouTube usai bebas dari penjara. Ceramah-ceramahnya mudah ditemukan di YouTube. Dalam salah satu ceramahnya, dia pernah menyebut Pancasila bukan Islam.

Soal kepopuleran Abu Rusydan di media sosial ini juga dibenarkan oleh Kabag Bantuan Operasi Densus 88 Kombes Aswin Siregar. Abu Rusydan beberapa kali muncul di pemberitaan dan media sosial.

"Pada 2004, AR divonis 3,5 tahun penjara oleh pengadilan. Terduga AR adalah sosok yang dalam beberapa tahun belakangan sesekali tampil dalam pemberitaan dan media sosial," terang Aswin.

Simak video 'Densus Amankan 3 Terduga Teroris Jaringan JI di Jakarta-Bekasi':

[Gambas:Video 20detik]