Round-Up

Teka-teki Kematian Kakak Bocah Korban Pesugihan Cungkil Mata

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 21:47 WIB
ilustrasi anak trauma
Ilustrasi kekerasan anak (Foto: dok. Thinkstock)
Gowa -

Makam DS (20), kakak AP (6), bocah yang dicungkil matanya oleh orang tua, akan dibongkar. Keluarga telah memberi lampu hijau kepada polisi untuk membongkar makam DS, yang kabarnya meninggal setelah dicekoki 2 liter garam oleh orang tua kandungnya.

Untuk diketahui, polisi saat ini sedang menangani kasus penganiayaan bocah AP yang dicungkil matanya untuk pesugihan serta kasus kematian DS, yang terjadi di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).

"Kalau keluarga sudah buat surat pernyataan mendukung upaya kepolisian (membongkar makam)," ucap Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/9/2021).

Polisi akan mengambil jasad DS untuk diautopsi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan penyebab kematian DS.

"Ya ini untuk mengetahui penyebab korban. Kalau kita tidak autopsi. Kan banyak yang spekulasi, ada yang bilang makan garam. Itu kan isu yang muncul di masyarakat, mati makan garam. Itu yang mau kita pastikan juga," jelas Tambunan.

Tambunan menambahkan penyidik Polres Gowa kini berkoordinasi dengan dokter forensik terkait waktu pembongkaran makam DS. "Ini masih berkoordinasi dengan dokter forensik untuk kesiapannya. Kalau sudah siap, baru kita mulai," sambung dia.

Dimintai konfirmasi terpisah, Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman menyampaikan penyidik Polres Gowa masih memeriksa saksi-saksi terkait kematian DS. Meski demikian, keterangan para saksi belum dapat dijadikan dasar polisi menyimpulkan ada atau tidaknya unsur kejahatan dalam kematian DS.

"Untuk kematiannya, kita bedakan dengan penganiayaan. Kematiannya nanti kita proses penyelidikan sambil memeriksa saksi-saksi. Saya tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian dan saksi-saksi juga (sebelum hasil autopsi keluar)," terang Boby.

Sebelumnya, pada Senin (6/9), dilaporkan, bocah perempuan 6 tahun berinisial AP dilarikan ke rumah sakit. Mata AP dicungkil oleh kedua orang tua.

Pelaku diduga sedang mendalami ilmu hitam. Selain AP, kakaknya, yaitu DS, tewas. Kakaknya diduga meninggal setelah dicekoki air garam oleh kedua orang tuanya.

"Untuk sementara, dari informasi yang saya dengar, kakaknya ini meninggal ini karena dicekoki garam 2 liter sampai pembuluh darahnya pecah," ujar keluarga korban, Agus, kepada wartawan, Sabtu (4/9).

DS dimakamkan pada Kamis (3/9). Setelah DS dimakamkan, orang tuanya kemudian menganiaya AP dengan cara mencungkil mata sang anak.

Lihat juga video 'Bocah Korban Pesugihan Ortu Bakal Jalani Trauma Healing':

[Gambas:Video 20detik]



(aud/aud)