Keluarga Setuju Makam Kakak Bocah Korban Pesugihan Cungkil Mata Dibongkar

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 14:51 WIB
Ilustrasi makam
Ilustrasi makam (Foto: dok. Thinkstock)
Gowa -

Polisi segera membongkar makam pemuda DS (20), kakak kandung bocah wanita yang dicungkil matanya oleh orang tuanya demi pesugihan di Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pembongkaran makam tersebut sudah disetujui pihak keluarga.

"Kalau keluarga sudah buat surat pernyataan mendukung upaya kepolisian (membongkar makam)," ucap Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan saat dimintai konfirmasi, Sabtu (11/9/2021).

Tambunan mengatakan pembongkaran makam dilakukan karena DS disebut mati tak wajar karena diduga dicekoki garam sebanyak 2 liter. Polisi lalu memutuskan melakukan autopsi pada jasad dari bocah korban pesugihan itu.

"Ya ini untuk mengetahui penyebab korban. Kalau kita tidak autopsi, kan banyak yang spekulasi, ada yang bilang makan garam," kata Tambunan.

"Itu kan isu yang muncul di masyarakat, mati makan garam. Itu yang mau kita pastikan juga," lanjut dia.

Tambunan menambahkan, penyidik Polres Gowa tengah berkoordinasi dengan dokter forensik untuk menyepakati waktu untuk membongkar makam DS.

"Ini masih berkoordinasi dengan dokter forensik untuk kesiapannya. Kalau sudah siap, baru kita mulai," katanya.

Diberitakan sebelumnya, penyidik Polres Gowa saat ini tengah mendalami dua kasus secara terpisah, yaitu penganiayaan bocah AP yang dicungkil matanya untuk pesugihan serta kasus kematian DS. Khusus untuk penganiayaan terhadap AP, penyidik telah menetapkan empat tersangka, yakni ayah, ibu, paman, dan kakek korban.

"Untuk kematiannya, kita bedakan dengan penganiayaan," kata Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Boby Rachman, Rabu (8/9).

Khusus untuk kasus kematian DS, lanjut Boby, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi. Keterangan saksi-saksi ini diperlukan untuk mendukung hasil autopsi penyidik nantinya.

"Kematiannya nanti kita proses penyelidikan sambil memeriksa saksi-saksi. Saya tidak bisa menyimpulkan penyebab kematian dan saksi-saksi juga (sebelum hasil autopsi keluar)," pungkas Boby.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.

Lihat juga Video: Bocah Korban Pesugihan Ortunya Jalani Tes Penglihatan Usai Operasi

[Gambas:Video 20detik]