Ketua Komisi II DPR: Jangan Berandai-andai Pemilu 2024 Ditunda

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Sabtu, 11 Sep 2021 18:31 WIB
akil Ketua Umum DPP Partai Golkar yang, Ahmad Doli Kurnia
Ahmad Doli Kurnia, Ketua Komisi II DPR dari Golkar (Foto: dok. Golkar)
Jakarta -

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia meyakini penundaan Pemilu 2024 tidak bakal terjadi. Doli menyampaikan Indonesia merupakan negara hukum yang semua keputusannya harus berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

"Nah, peraturan perundangan yang berlaku terkait dengan pelaksanaan pemilu itu seperti yang saya katakan tadi, berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2016 dan UU Nomor 7 Tahun 2017, yang mengharuskan kita menyelenggarakan pemilu pada 2024," ujar Doli dalam diskusi virtual, Sabtu (11/9/2021).

Diskusi itu digelar oleh Sekretariat Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) bertajuk 'Menyoal Independensi Penyelenggara Pemilu: Kesiapan Anggaran Pemerintah dan Kemungkinan Penundaan Pemilu Tahun 2024'. Doli belum pernah menemukan satu pun institusi resmi yang mengajukan agar Pemilu 2024 ditunda.

"Jadi kita sebaiknya tidak perlu mengandai-andai. Sekarang begini, sejauh ini saya belum pernah menemukan satu institusi resmi apa pun yang membicarakan tentang penundaan penyelenggaraan pemilu. Tidak ada satu pun. Siapa?" tutur Doli.

Maka dari itu, Doli menyebut peluang Pemilu 2024 ditunda sangat kecil. Menurutnya, DPR dan pemerintah selalu bekerja sesuai dengan perundang-undangan, di mana undang-undang mengharuskan Pemilu 2024 dilaksanakan.

"DPR dan saya kira pemerintah, dalam hal ini Kemendagri, sampai hari ini bekerja sesuai UU yang eksis," imbuhnya.

Sementara itu, komisioner KPU Pramono U Tanthowi menepis pihaknya menunda Pemilu 2024. Pramono menegaskan KPU tidak memiliki 'kepentingan' tertentu, seperti pihak-pihak yang memainkan isu penundaan pemilu.

"KPU tidak memiliki agenda untuk menunda Pemilu 2024, serta tidak menjadi bagian dari pihak yang memainkan isu penundaan pemilu," kata Pramono.