detikcom Do Your Magic

Lurah Serua Tangsel soal Masalah Tembok Perumahan: Warga Harus Kompromi

Athika Rahma - detikNews
Jumat, 10 Sep 2021 15:37 WIB
Tembok di Kampung Bulak, Serua, Tangsel, 8 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)
Tembok di Kampung Bulak, Serua, Tangsel, 8 September 2021. (Athika Rahma/detikcom)
Tangsel -

Lurah Serua Tangerang Selatan Cecep Iswadi meminta warga Kampung Bulak berkompromi dengan pengembang perumahan jika ingin akses mereka tidak dipersempit oleh tembok perumahan. Mediasi harus berhasil dilakukan agar akses mereka kembali seperti semula.

"Menurut saya, warga harus kompromi sama pengembang kalau mau pakai akses dari pengembang," tutur Cecep kepada detikcom, Jumat (10/9/2021).

Cecep mengatakan pengembang memang tidak membangun tembok di Jl Pelikan selama 5-7 tahun. Kemudian tembok didirikan.

Setelah tembok dibangun, menurutnya, akses warga tidak terutup, melainkan jadi semakin sempit. Pengembang juga sudah membangun jalan setapak selebar 1,2 meter supaya akses tetap terbuka.

Menurut Cecep, akses jalan setapak selebar 1,2 m tersebut masih bisa dilalui pejalan kaki dan pemotor.

"Info yang beredar, kan akses dipagar, itu kan ada lima rumah sebenarnya. Nah, dua rumah yang aksesnya menghadap ke kompleks perumahan, mereka pengin pakai jalan situ (jalan kompleks)," katanya.

Tembok setinggi 2 meter halangi akses rumah warga di TangselTembok setinggi 2 meter menghalangi akses rumah warga di Tangsel (Rakha/detikcom)

Sebenarnya, terdapat akses perkampungan, yaitu melalui Jl Kakaktua dan Gang Lurus. Seharusnya warga Kampung Bulak menggunakan akses tersebut. Cecep menyarankan, jika tetap ingin kembali menggunakan akses lama, komunikasi dengan pengembang harus dilakukan.

"Kalau kata saya, ini kan mereka pakai akses kompleks, masih dikasih sama pengembang, akses motor bisa masuk. Kalau mau tetap pakai akses kompleks yang lama, ya harus mediasi sama pengembang, harus komunikasi dan disaksikan lurah, RT, dan yang datang dari pengembang harus yang bisa bertanggung jawab ambil keputusan," tandasnya.

(dnu/dnu)