4 Orang Korban Kebakaran Lapas Tangerang Jalani Operasi Hari Ini

Nahda Rizki Utami - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 13:25 WIB
RSUD Kabupaten Tangerang
RSUD Kabupaten Tangerang (Nahda Rizki Utami/detikcom)
Jakarta -

Empat narapidana korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang hari ini menjalani operasi di RSUD Kabupaten Tangerang. Di antara 4 orang korban yang menjalani operasi itu 3 orang menggunakan ventilator.

"Untuk ICU karena pasiennya empat, satu sadar dan lagi operasi. Yang tiga tidak bisa berkomunikasi karena semua menggunakan alat bantu nafas ventilator," jelas Dokter Jaga ICU Bedah, dr Santika Budi Andyani, Kamis, (9/9/2021).

"Ya empat orang (yang akan menjalani operasi di RSUD Kabupaten Tangerang)," tambahnya.

Santika juga menceritakan, pada saat korban masuk ke ruangan ICU RSUD Kabupaten Tangerang, korban dalam keadaan sadar, namun mengalami trauma inhalasi yang mengakibatkan sesak berat. Pihak RSUD kabupaten Tangerang mengambil langkah untuk menidurkan korban secara total dan melakukan pemasangan ventilator, namun kondisi korban sangat lemah.

"Pertama kali masuk sadar pasiennya cuma memang sesak berat karena mengalami kondisi trauma inhalasi, akhirnya kami ambil tindakan untuk melakukan pemasangan ventilator. Kemudian pasiennya kami tidurin secara total, yaitu sampai akhirnya jatuh ke kondisi shocked, obat-obatan semuanya sudah maksimal, tapi respons dari pasien minimal sekali," jelas Santika.

Diketahui korban meninggal dari peristiwa kebakaran di Lapas Kelas 1 Tangerang bertambah. Sebanyak tiga pasien mendapatkan perawatan di RSUD Kabupaten Tangerang meninggal dengan luka bakar di atas 60%.

"Iya betul ada yang meninggal tadi kurang-lebih satu jam yang lalu dengan luas luka bakar di atas 60 persen," jelas Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang, Hilwani, Kamis, (9/9/2021).

Hilwani juga menjelaskan pasien pertama meninggal pukul 03.00 WIB, pasien kedua meninggal pukul 06.00 WIB dan pasien ketiga meninggal pukul 07.00 WIB.

"Jadi total yang meninggal ada 3 pasien dengan luka yang dua itu dari jam tiga ada satu (pasien), jam 6 ada satu (pasien) dan luka bakarnya di atas 80%. Yang pertama jam tiga, yang kedua jam enam dan yang ketiga jam tujuh," jelas Hilwani.

(yld/yld)