Data LHKPN KPK: Harta Anies Turun Rp 148 Juta dalam Setahun Terakhir

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 09 Sep 2021 12:40 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Dok. Pemprov DKI)
Jakarta -

Harta para penyelenggara negara sedang jadi perbincangan publik setelah KPK mengungkap adanya fenomena harta tertinggi pejabat sampai triliunan, dan terendahnya bisa minus satu triliun. Lalu bagaimana dengan Gubernur DKI Anies Baswedan?

Dari penelusuran di situs LHKPN KPK, Kamis (9/9/2021), Anies diketahui menyetorkan LHKPN terakhir pada 31 Maret 2021 untuk pelaporan periodik 2020 dengan total harta kekayaan Rp 10.915.550.262 (miliar). Berikut ini rincian harta Anies:

1. Tanah dan Bangunan senilai Rp 13.347.402.000 yang terdiri atas:

- Tanah seluas 91 m2 di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri) senilai Rp 633.633.000
- Tanah dan Bangunan seluas 1.655 m2/798 m2 di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri) Rp 11.536.815.000
- Tanah seluas 2.175 m2 di Kabupaten Sleman (warisan) Rp 178.350.000
- Tanah seluas 483 m2 di Kabupaten Sleman (hibah) Rp 61.824.000
- Tanah seluas 116 m2 di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri) Rp 936.780.000

2. Alat Transportasi dan Mesin senilai Rp 648.000.000 yang terdiri dari:

- Mobil Mazda 2 tahun 2013 (hasil sendiri) senilai Rp 98.000.000
- Mobil Honda Odyssey tahun 2016 (hasil sendiri) senilai Rp 450.000.000
- Motor Vespa Sprint tahun 1968 (hibah) senilai Rp 50.000.000
- Motor Kawasaki EX250V tahun 2018 (hasil sendiri) Rp 50.000.000

3. Harta bergerak lainnya Rp 1.061.448.595

4. Surat berharga Rp 56.286.000

5. Kas dan Setara Kas Rp 2.017.298.105

6. Harta lainnya Rp 631.426.947

Sub Total Rp 17.761.861.647

7. Utang Rp 6.846.311.385

Total Harta Kekayaan Rp 10.915.550.262

Namun, saat dibandingkan dengan LHKPN tahun sebelumnya, yaitu periodik 2019 yang disampaikan ke KPK pada 30 April 2020, tampak harta Anies lebih tinggi. Itu artinya harta Anies mengalami penurunan.

Berikut ini detailnya:

1. Tanah dan Bangunan senilai Rp 13.078.490.000 yang terdiri atas:

- Tanah seluas 91 m2 di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri) senilai Rp 633.633.000
- Tanah dan Bangunan seluas 1.655 m2/798 m2 di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri) Rp 11.324.975.000
- Tanah seluas 2.175 m2 di Kabupaten Sleman (warisan) Rp 178.350.000
- Tanah seluas 483 m2 di Kabupaten Sleman (hibah) Rp 61.824.000
- Tanah seluas 116 m2 di Kota Jakarta Selatan (hasil sendiri) Rp 879.708.000

2. Alat Transportasi dan Mesin senilai Rp 648.000.000 yang terdiri atas:

- Mobil Mazda 2 tahun 2013 (hasil sendiri) senilai Rp 98.000.000
- Mobil Honda Odyssey tahun 2016 (hasil sendiri) senilai Rp 440.000.000
- Motor Vespa Sprint tahun 1968 (hibah) senilai Rp 50.000.000
- Motor Kawasaki EX250V tahun 2018 (hasil sendiri) Rp 52.000.000

3. Harta bergerak lainnya Rp 1.039.700.805

4. Surat berharga Rp 59.650.535

5. Kas dan Setara Kas Rp 1.177.292.25

6. Harta lainnya Rp 592.311.064

Sub Total Rp 16.587.444.654

7. Utang Rp 5.523.276.663

Total Harta Kekayaan Rp 11.064.167.991

Dari perbandingan di atas, harta Anies Baswedan mengalami penurunan Rp 148.617.729, yaitu dari Rp 11.064.167.991 menjadi Rp 10.915.550.262. Dilihat instrumen harta kekayaan di atas penurunan harta Anies terkait surat berharga dan bertambahnya utang.

Lihat juga video 'KPK Ungkap Harta Pejabat Rata-rata Tambah Rp 1 M Selama Pandemi':

[Gambas:Video 20detik]



(dhn/fjp)