Seleksi Calon Anggota BPK Disorot, Pimpinan: Mari Dipantau Transparan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 16:12 WIB
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa).
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Keputusan Komisi XI DPR RI menggelar fit and proper test bagi calon anggota Badan Pengawas Keuangan (BPK) menuai sorotan dengan meminta DPR melaksanakannya secara transparan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengajak masyarakat menjauhkan prasangka buruk. Sebaiknya, semua ikut mengawasi jalannya fit and proper test bagi calon anggota BPK.

"Saya pikir marilah nanti kita sama-sama memantau secara transparan, nanti kita pantau bagaimana hasilnya," kata Dasco di gedung Nusantara III, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/9/2021).

Dasco mengatakan memang sejak awal ada dinamika dalam pemilihan calon anggota BPK yang akan menjalani fit and proper test. Dinamika inilah yang menjadi sorotan publik.

Soal desakan agar KPK turut mengawasi kerja Komisi XI, Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menyebut tanpa didesak pun KPK sudah memiliki kewajiban melakukan pengawasan.

"KPK tentu akan menjalankan tugasnya untuk melakukan pemantauan terhadap misalnya yang terjadi ada dinamika-dinamika yang muncul yang mungkin dianggap nanti akan terjadi hal-hal yang tidak sepatutnya," ujarnya.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) sebelumnya menggugat Ketua DPR RI Puan Maharani ke PTUN Jakarta, tapi kandas. Gugatan tersebut terkait seleksi calon anggota BPK.

Menurut keterangan Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Ketua DPR RI Puan Maharani telah menerbitkan Surat Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Nomor PW/09428/DPR RI/VII/2021 tanggal 15 Juli 2021 kepada pimpinan DPD RI tentang Penyampaian Nama-nama Calon Anggota BPK RI berisi 16 orang.

Dari 16 orang tersebut, terdapat dua calon anggota BPK yang MAKI duga tidak memenuhi persyaratan, yaitu Nyoman Adhi Suryadnyana dan Harry Z Soeratin. Berdasarkan riwayat hidup, Nyoman Adhi Suryadnyana pada periode 3 Oktober 2017 sampai 20 Desember 2019 adalah Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea-Cukai Manado (kepala satker eselon III), yang juga pengelola keuangan negara (kuasa pengguna anggaran/KPA).

Berikut nama-nama calon anggota BPK:

Dadang Suwarna
Dori Santosa
Encang Hermawan
Kritiawanto
Shohibul Imam
Nyoman Adhi Suryadnyana
Hari Pramudiono
Muhammad Komarudin
Nelson Humaris Halomoan
Widiarto
Muhammad Syarkawi Rauf
Teuku Surya Darma
Hary Zacharias Soeratin
Laode Nusriadi

(gbr/tor)