Kapolda Metro Soroti Video Penangkapan Coki Pardede: Tidak Etis!

Faiz Iqbal Maulid - detikNews
Rabu, 08 Sep 2021 07:27 WIB
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat jumpa pers penangkapan terduga teroris di Jakarta dan Bekasi, Senin (29/3/2021)
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)


Langgar Kode Etik

Video penangkapan Coki Pardede ini juga diulas Fadil Imran dalam perbincangan dengan YouTuber Deddy Corbuzier. Menurt Fadil, polisi yang merekam video penangkapan tersebut melanggar kode etik.

"Kalau (yang merekam) polisi, melanggar etik dia. Apalagi kalau tindakan itu menggunakan cara-cara yang tidak baik, kan ada sidang kode etik di polisi biasa," kata Fadil, seperti dilihat detikcom di kanal YouTube Deddy Corbuzier, Selasa (7/9).

Polisi juga dilarang menyebarluaskan video penangkapan pelaku.

"Sebenarnya tidak boleh polisi menyebarkan secara etika, ya. Secara etik tidak boleh dia dikerjakan seperti itu dan biasanya kalau ada komplain dari masyarakat dan kami juga evaluasi," tambahnya.

Kendati demikian, Fadil mengatakan pengecualian jika kasus-kasus yang ada memang telah disusun dan sudah disiapkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) demi kepentingan penyidikan.


(mea/fjp)