Golkar Kritik Satpol PP Jakbar Gegara Sempat Sebut Senam Massal Kejadian Lama

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 07 Sep 2021 08:36 WIB
Video senam ibu-ibu di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat
Foto: dok. tangkapan layar Twitter Rudi Valinka
Jakarta -

Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta mengkritik Satpol PP Jakarta Barat (Jakbar) yang sempat menyebut senam massal di kawasan Puri Indah yang viral sebagai kejadian lama. Golkar menilai semestinya Satpol PP menyampaikan informasi yang akurat.

"Saya pikir Satpol PP ini informasi harus akurat, karena kan mereka penegak peraturan," kata Sekretaris Fraksi Golkar DPRD DKI, Judistira Hermawan, kepada wartawan, Senin (6/9/2021).

Judistira menyebut tugas Satpol PP tidak hanya menindak tapi juga memberikan edukasi dengan informasi yang benar. Dia tak ingin kejadian seperti itu terulang.

"Jangan sampai lagi terulang memberikan informasi yang tidak akurat kepada masyarakat," ucapnya.

Menurutnya, kejadian seperti itu harus menjadi pelajaran bagi Satpol PP DKI Jakarta. Satpol PP, kata dia, sebelum memberikan informasi ke masyarakat harus dicek dan dipelajari terlebih dahulu.

"Saya pikir ini pelajaran, perhatian bagi temen-temen Satpol PP sebelum menyiarkan informasi dipelajari dulu, diperhatikan dulu. Jangan sampai menyesatkan bagi masyarakat," ujarnya.

Satpol PP Awalnya Sebut Kejadian Lama

Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat angkat bicara terkait viral video ramainya warga yang melakukan senam di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat. Tamo menjelaskan video tersebut merupakan video lama yang diviralkan kembali.

"Informasi dari staf yang jaga sejak pagi tadi. Nggak ada kegiatan senam seperti video di atas," kata Tamo, saat dihubungi, Minggu (5/9).

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya:

Saksikan video 'Senam Massal di Jakbar: Satpol PP Salah Duga-Instruktur Minta Maaf':

[Gambas:Video 20detik]