Saksi Benarkan Ada Senam Massal di Puri Indah Jakbar: Ramai!

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 12:23 WIB
Jakarta -

Di media sosial viral video ramainya warga Puri Indah, Jakarta Barat, yang senam pagi diiringi suara musik yang kencang di masa PPKM. Ternyata peristiwa itu benar adanya, bukan peristiwa lama seperti yang dikatakan Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat.

detikcom menelusuri lokasi video viral ini. Tepatnya di Jalan Puri Ayu, tidak jauh dari Sentra Niaga Puri Indah Jakbar, Senin (6/9/2021). Lokasinya juga bersebrangan dengan Kantor Wali Kota Jakbar.

Kesaksian warga di sekitar lokasi, mereka membenarkan adanya senam massal tersebut.

"Ya rame (yang senam), penuh kalau Minggu mah rame," ujar salah satu security di sekitar lokasi bernama Saimin (60).

Saimin menyebut kegiatan senam tersebut sudah biasa dilakukan di sepanjang jalan tersebut di hari Minggu. Kegiatan tersebut biasanya dimulai sekira pukul 06.00 WIB hingga 08.30 WIB.

"Ya rame kalau udah hari minggu mah, orang senam, jogging, atau apa tukang jualan penuh. Udah biasa sini mah," kata Saimin.

Maman (48) salah satu tukang parkir di sekitar lokasi juga membenarkan adanya senam massal tersebut.

"Ya ada (petugas yang cek) tapi paling dateng mereka jam 09.30 WIB jadi pas senam kelar ya udah kosong. Rame yang jualan tapi kalau udah jam 09.00 pada bubar nanti diobrak abrik petugas kan takutnya," jelas Maman.

Maman mengatakan, senam itu diiringi suara musik yang kencang ketika berlangsung.

"Wah bukan lagi (berisik), itu musik jedag jedug orang senam. Ya gimana biar aja lah, kalau dia senam kan kita juga dapet duit, ada yang parkir, ada yang jajan," kata Maman.

Pedagang gorengan bernama Eko (33) juga mengatakan jika kegiatan senam tersebut bukanlah hal baru. Biasanya, sepanjang jalan tersebut selalu dipenuhi oleh warga yang melakukan senam pada hari Minggu.

Diketahui, video senam di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat pada Minggu (5/9) yang viral di media sosial, dipastikan kejadian baru. Bukan kejadian lama seperti yang diklaim oleh Satpol PP Jakbar. Hal itu dijelaskan oleh Rudi Valinka yang membuat video tersebut pada Minggu pagi.

"Kemarin saya lagi nginap di salah satu apartemen di sekitar situ, pagi-pagi sekitar jam 6-an tersentak bangun mendengar suara musik keras sekali lalu keluar melihat dari balkon ini hasilnya (sambil menyertakan video)," kata Rudi saat dihubungi detikcom, Senin (6/9/2021).

Rudi mengatakan kejadian itu bermula saat dia dikagetkan dengan suara musik yang sangat keras ketika bangun di pagi hari. Dalam video itu, tampak ibu-ibu sedang melakukan aktivitas senam dengan menutup jalan diiringi suara musik yang keras.

Kejadian itu diperkirakan terjadi pada pukul 06.00-08.00 WIB pagi. Rudi mengatakan berdasarkan keterangan warga sekitar setiap minggu terdapat kegiatan senam serupa. Namun Rudi menggarisbawahi, dia tidak mempersoalkan aktivitas senam tersebut. Dia hanya menyoroti musiknya yang kelewat kencang.

"Saya gak masalah soal senamnya kok. Musiknya saja yang terlalu keras," ujarnya.

Lokasi kejadian menurutnya di kawasan Puri Indah dekat dengan Apartemen St. Moritz dan tak jauh dari kantor Wali Kota Jakarta Barat. Rudi menyayangkan ketika Satpol PP menilai video yang dia bagikan adalah video lama yang kembali diviralkan. Sebab menurutnya kejadian tersebut baru, ia menegaskan kejadian ibu-ibu kerumunan senam tersebut bukan video lama.

"Dekat sama Walkot Jakbar dan Mal Lippo. Kata orang-orang situ sering tiap Minggu kok dari pagi," ungkapnya.

"Cuma jangan dibilang hoax dong sama Kasatpol PP-nya, masa cuma berapa ratus meter dari tempat dia berani bilang hoax, kan yang saya masalahin dibilang hoax, terus pakai bilang jangan sebar video lama," katanya.

Dimintai konfirmasi mengenai bukti dan pernyataan Rudi ini, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat meminta waktu untuk memberi penjelasan. Begitu juga saat redaksi meminta jejak digital video lama -- jika memang itu merupakan video lama --, Tamo menyatakan akan segera mengecek ke timnya.

"Saya coba dulu, saya minta lagi," ujar Tamo.

Semalam, Tamo menjelaskan video tersebut merupakan video lama yang diviralkan kembali. "Informasi dari staf yang jaga sejak pagi tadi. Nggak ada kegiatan senam seperti video di atas," kata Tamo, saat dihubungi, Minggu (5/9/2021).

Tonton juga Muralku Sayang, Muralku Dilarang

[Gambas:Video 20detik]



(hri/tor)