Perekam Pastikan Video Senam di Puri Indah Kejadian Baru: Bukan Hoax

Tim Detikcom - detikNews
Senin, 06 Sep 2021 11:22 WIB
Jakarta -

Video senam di kawasan Puri Indah, Jakarta Barat, pada Minggu (5/9/2021) yang viral di media sosial dipastikan kejadian baru, bukan kejadian lama seperti yang diklaim oleh Satpol PP Jakbar. Hal itu dijelaskan oleh Rudi Valinka, yang membuat video tersebut pada Minggu pagi.

"Kemarin saya lagi nginap di salah satu apartemen di sekitar situ, pagi-pagi sekitar jam 6-an tersentak bangun mendengar suara musik keras sekali, lalu keluar melihat dari balkon ini hasilnya (sambil menyertakan video)," kata Rudi saat dihubungi detikcom, Senin (6/9/2021).

Rudi mengatakan kejadian itu bermula saat dia dikagetkan oleh suara musik yang sangat keras ketika bangun di pagi hari. Dalam video itu, tampak ibu-ibu sedang melakukan aktivitas senam dengan menutup jalan diiringi suara musik yang keras.

Kejadian itu diperkirakan terjadi pada pukul 06.00-08.00 WIB pagi. Rudi mengatakan, berdasarkan keterangan warga sekitar, setiap minggu terdapat kegiatan senam serupa. Namun, Rudi menggarisbawahi, dia tidak mempersoalkan aktivitas senam tersebut. Dia hanya menyoroti musiknya yang kelewat kencang.

"Saya gak masalah soal senamnya, kok. Musiknya saja yang terlalu keras," ujarnya.

Lokasi kejadian, menurutnya, di kawasan Puri Indah dekat dengan Apartemen St Moritz dan tak jauh dari kantor Wali Kota Jakarta Barat. Rudi menyayangkan ketika Satpol PP menilai video yang dia bagikan adalah video lama yang kembali diviralkan. Sebab, menurutnya, kejadian tersebut baru, ia menegaskan kejadian ibu-ibu kerumunan senam tersebut bukan video lama.

"Dekat sama Walkot Jakbar dan Mal Lippo. Kata orang-orang situ sering tiap minggu kok dari pagi," ungkapnya.

"Cuma jangan dibilang hoax dong sama Kasatpol PP-nya, masa cuma berapa ratus meter dari tempat dia berani bilang hoax, kan yang saya masalahin dibilang hoax, terus pakai bilang jangan sebar video lama," katanya.

Dimintai konfirmasi mengenai bukti dan pernyataan Rudi ini, Kasatpol PP Jakarta Barat Tamo Sijabat meminta waktu untuk memberi penjelasan. Begitu juga saat redaksi meminta jejak digital video lama--jika memang itu merupakan video lama --, Tamo menyatakan akan segera mengecek ke timnya.

"Saya coba dulu, saya minta lagi," ujar Tamo.

Semalam, Tamo menjelaskan video tersebut merupakan video lama yang diviralkan kembali. "Informasi dari staf yang jaga sejak pagi tadi. Nggak ada kegiatan senam seperti video di atas," kata Tamo saat dihubungi, Minggu (5/9/2021).

Tonton juga Muralku Sayang, Muralku Dilarang

[Gambas:Video 20detik]



(yld/fjp)