Round-Up

Momen Emosional Pangdam atas Aksi Brutal KKB Berujung 4 Prajurit Meninggal

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 20:34 WIB
Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa
Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayor Jenderal TNI I Nyoman Cantiasa (Foto: dok. Antara)
Jakarta -

Panglima Kodam (Pangdam) XVIII/Kasuari Mayor Jenderal (Mayjen) TNI I Nyoman Cantiasa meluapkan emosinya ketika menyampaikan kabar duka. Anggotanya menjadi korban penyerangan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Pos Koramil Persiapan Kisor, Distrik Aifat Selatan.

Cantiasa menggebrak meja konferensi pers, Cantiasa meluapkan emosinya. Dia mengaku geram atas ulah kelompok separatis teroris (KST) tersebut.

Diketahui, peristiwa penyerangan itu terjadi pada Kamis (2/9) pukul 04.00 WIT, saat hari masih gelap. Saat itu personel TNI yang ada dalam pos mayoritas dalam kondisi tidur.

Kemudian, puluhan orang yang diduga teroris KKB menyerang menggunakan senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam). Empat prajurit TNI gugur akibat serangan tersebut.

"Mengakibatkan anggota kami, empat orang gugur, dua orang luka bacok, dan lima orang dalam keadaan aman dan selamat," kata Mayjen Nyoman Cantiasa dalam konferensi pers di Makodam Kasuari di Manokwari, Papua Barat, Kamis (2/9).

Cantiasa mengatakan selama ini hubungan masyarakat dengan TNI terjalin baik. Karena itu, dia menduga penyerangan ini dilakukan oleh KST.

"Sejauh ini komunikasi antara anggota TNI di Posramil Kisor dan masyarakat lokal wilayah Aifat Selatan cukup baik, tidak ada potensi gangguan teritorial, sehingga kami menduga penyerangan Posramil ini dilakukan oleh KST," kata dia.

Tiga dari empat korban ditemukan tewas di dalam Posramil. Mereka adalah Serda Amrosius, Praka Dirham, dan Pratu Zul Ansari.

Sedangkan satu prajurit lainnya, yaitu Komandan Posramil Kisor Lettu Chb Dirman, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa di semak-semak belukar tak jauh dari pos.

Peristiwa penyerangan itu berlangsung begitu cepat. Para pelaku juga terus melancarkan serangan kepada prajurit TNI yang berusaha menyelamatkan diri.

Pangdam Janji Akan Tangkap Pelaku

Atas peristiwa ini, Cantiasa juga berjanji akan memburu para pelakunya hingga tertangkap. Dia berjanji akan mencari pelaku yang mengakibatkan empat orang anggotanya itu gugur.

"Sampai di mana KST bersembunyi, tetap akan kami kejar dan tangkap, apa pun kondisi mereka, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya yang sangat keji ini," tegasnya seperti dilansir dari Antara, Sabtu (4/9/2021).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya: