PD Anggap Tersebarnya NIK-Sertifikat Vaksin Jokowi Bisa Jadi Bencana Negara

Matius Alfons - detikNews
Sabtu, 04 Sep 2021 07:57 WIB
Wakil ketua Komisi III DPR Benny K Harman saat memimpin Pansus RUU Pemilu
Foto: Benny K Harman (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Partai Demokrat (PD) menilai tersebarnya nomor induk kependudukan (NIK) dan sertifikat vaksin Corona Presiden Joko Widodo (Jokowi) di media sosial bisa menjadi bencana. Menurut Demokrat, penyebar NIK-sertifikat vaksin tersebut telah melanggar privasi Jokowi.

"Ini bisa jadi bencana untuk negara, hak privasi Presiden dilanggar," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K Harman, kepada wartawan, Jumat (3/9/2021).

Anggota Komisi III DPR RI ini mendesak Polri mengambil tindakan tegas terkait beredarnya NIK-sertifikat vaksinasi Corona Jokowi. Dia meminta kasus ini diusut tuntas agar tak terulang lagi.

"Karena itu saya minta Kapolri untuk usut tuntas kasus ini siapa pelakunya dan diproses secara hukum," ucapnya.

Benny juga meminta Kementerian Kesehatan bertanggunjawab terhadap beredarnya data-data milik Jokowi. Dia khawatir data-data milik masyarakat yang telah divaksin Corona juga bisa tersebar.

"Kalau data pribadi Presiden saja bisa dibocor apalagi warga negara biasa. Menkes harus pertanggungjawabkan hal ini, harus beri penjelasan kepada publik," ujarnya.

Simak di halaman selanjutnya penjelasan pemerintah.

Saksikan video 'Sebab Musabab Bocornya NIK-Sertifikat Vaksin Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]