WN Iran 'Sulap' Rumah Mewah di Karawaci Jadi Pabrik Sabu, Sewa Rp 16 Juta

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 03 Sep 2021 19:09 WIB
Jakarta -

Dua WN Iran menyewa rumah mewah di Karawaci, Tangerang, untuk dijadikan pabrik sabu. Keduanya telah menyewa rumah itu sejak 4 bulan terakhir.

"Pengakuan tersangka dia kontrak di sini sekitar Rp 16 juta mungkin per bulan. Ini lokasinya cukup hening ya, ini adalah cluster di perumahan mewah yang mungkin jadi cover bagi mereka agar tidak terpantau," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo kepada wartawan, Jumat (3/9/2021).

Lebih lanjut Ady mengatakan kedua pelaku kerap berpindah-pindah tempat. Hal ini dilakukan untuk menghindar agar tidak terendus polisi.

"Hasil pemeriksaan awal tersangka ini berpindah-pindah. Artinya mungkin ini bagian kamuflase dari tersangka. Kita masih tunggu hasil uji lab bahan-bahan yang kita cek," imbuhnya.

Hari ini polisi pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi. Tim Labfor dari Mabes Polri diturunkan untuk meneliti sistem produksi dari pabrik sabu tersebut.

Ady menambahkan pihaknya kini pun tengah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dalam mengungkap riwayat perjalan pelaku selama di Indonesia. Hal itu sebagai upaya melacak potensi lokasi yang kerap dilakukan pelaku dalam transaksi narkoba yang diproduksinya.

"Kita akan melakukan koordinasi dengan pihak imigrasi terkait dengan perlintasan yang dilakukan oleh 2 tersangka tersebut. Masih ada pengembangan tim lain dari Satnarkoba Polres Jakbar untuk penangkapan terhadap pelaku-pelaku yang berinteraksi dalam kasus ini," jelas Ady.

Untuk diketahui, Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat menggerebek sebuah rumah mewah di daerah Tangerang. Rumah tersebut diketahui menjadi tempat pabrik produksi sabu.

"Iya benar kami baru saja berhasil mengamankan laboratorium narkoba di salah satu perumahan mewah," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Ady Wibowo dalam keterangannya, Kamis (2/9/2021).

Lokasi rumah mewah yang menjadi pabrik narkoba itu berada di daerah Karawaci, Tangerang. Polisi melakukan penggerebekan di lokasi pada Rabu (1/9) malam.

Dua orang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dari pengungkapan kasus tersebut. Dua orang tersangka diketahui merupakan warga negara Iran.

(ygs/mea)