BIN Ungkap Penggawa Jaringan Teroris Jemaah Islamiyah Muda-muda

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 02 Sep 2021 08:00 WIB
Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto (Eva Safitri/detikcom)
Direktur Komunikasi dan Informasi BIN Wawan Purwanto (Eva Safitri/detikcom)
Jakarta -

Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan terus memantau aktivitas jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI). BIN menyebut penggawa jaringan ini relatif masih muda-muda.

"Sekarang ada Jamaah Islamiyah lagi di mana penggawanya relatif muda-muda. Ini menjadi catatan," kata Deputi VII BIN Wawan Hari Purwanto dalam diskusi yang ditayangkan di YouTube Gelora TV, seperti dilihat, Kamis (2/9/2021).

Wawan tak menjelaskan lebih detail kisaran usia para penggawa Jemaah Islamiyah tersebut. Polisi, kata Wawan, telah berhasil mencegah aksi teror dari kelompok ini dengan melakukan penangkapan beberapa waktu lalu.

"Jadi kita di Indonesia sudah ada penangkapan-penangkapan yang terantisipasi karena mereka melakukan langkah-langkah (teror)," ucapnya.

Lebih jauh, Wawan memastikan jaringan Jamaah Islamiyah tak berkaitan dengan kembalinya Taliban berkuasa di Afghanistan. Akan tetapi, kata dia, dengan kondisi euforia Taliban, tak tertutup kemungkinan hal itu bisa membangkitkan lagi jaringan teroris di Tanah Air.

"Dan itu dari patroli siber yang kita lakukan itu sudah muncul gerakan-gerakan seperti itu. Maka kita langsung masuk kepada saudara-saudara kita yang melakukan euforia itu untuk meredakan situasi yang emosional tadi supaya tetap mengedepankan bahwa Indonesia ini adalah bukan medan perang," ujarnya.

53 Teroris Kelompok JI Ditangkap

Densus 88 telah menangkap 53 terduga teroris selama medio Agustus 2021 atau menjelang HUT ke-76 RI. Polri menyebut para terduga teroris itu ingin memanfaatkan momen Hari Kemerdekaan RI dengan menebar aksi teror.

"Ini sesuai dengan keterangan daripada beberapa tersangka yang kita lakukan penangkapan, ya memang kelompok JI sendiri dan dia ingin menggunakan momen 17 Agustus, Hari Kemerdekaan (untuk meneror)," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/8).

Simak juga video 'BIN: Finansial dan Birokrasi Internasional Jadi Tantangan Taliban':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman selanjutnya: