Jaksa Ungkap Eks Bupati Kuansing Beri Rp 650 Juta ke Orang Ngaku Pegawai KPK

Raja Adil Siregar - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 18:29 WIB
Eks Bupati Kuansing Mursini saat keluar menuju mobil tahanan (Raja Adil Siregar/detikcom)
Eks Bupati Kuansing Mursini saat keluar menuju mobil tahanan (Raja Adil Siregar/detikcom)
Pekanbaru -

Mantan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) di Riau, Mursini, didakwa atas dugaan korupsi Rp 13 miliar. Jaksa menyebut dana itu juga disetor kepada orang yang mengaku sebagai pegawai KPK.

Sidang dakwaan Mursini digelar di PN Tipikor Pekanbaru. Mursini hadir secara virtual dari Rutan Sialang Bungkuk, Kota Pekanbaru.

Dalam dakwaan, Mursini disebut menyetor dana kepada orang yang mengaku sebagai pegawai KPK. Dana Rp 650 juta itu disetorkan dua kali, masing-masing Rp 500 juta dan Rp 150 juta pada 2017.

"Terdakwa memerintahkan saksi M Saleh untuk menyediakan uang Rp 500 juta untuk diserahkan kepada seseorang yang mengaku pegawai KPK," demikian ujar jaksa dalam dakwaan yang dibacakan di PN Pekanbaru, Rabu (1/9/2021).

Uang itu kemudian diberikan kepada orang yang mengaku pegawai KPK itu oleh saksi bernama Verdi Ananta di Batam. Duit Rp 500 juta itu diserahkan kepada orang yang mengaku sebagai pegawai KPK dalam bentuk dolar AS.

Mursini juga disebut memberikan satu unit ponsel ke orang yang mengaku pegawai KPK itu. Mursini disebut memberikan uang Rp 150 juta lagi kepada orang yang mengaku sebagai pegawai KPK tersebut.

"Uang tersebut diserahkan kepada orang yang sama yang mengaku pegawai KPK," ucap jaksa.

Kasi Pidsus Kejari Kuansing Imam Hidayat juga memberikan penjelasan yang sama soal penyerahan duit itu. Dia mengatakan uang Rp 500 juta dan Rp 150 juta itu diserahkan kepada pihak yang mengaku pegawai KPK.

"Terdakwa memerintahkan saksi M Saleh untuk menyediakan uang sebesar Rp 500 juta untuk diserahkan kepada seseorang yang mengaku pegawai KPK," kata Imam Hidayat.

Lihat juga video 'Bupati Probolinggo Pasang Tarif Rp 20 Juta-Upeti Sewa Tanah Syarat Jadi Kades':

[Gambas:Video 20detik]