Pemerkosa yang Bunuh Ibu-Anak di Aceh Timur Divonis Mati

Antara - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 10:34 WIB
Ilustrasi Palu Hakim
Ilustrasi palu hakim. (Ari Saputra/detikcom)

Eko mengatakan pembunuhan bermula saat M Rizal bertemu dengan Rabusah di Desa Bengkelang, Bandar Pusaka, Aceh Tamiang, Kamis (11/2) malam. Dalam pertemuan itu, Rabusah mengajak M Rizal menemui seseorang.

Keduanya berangkat ke lokasi menggunakan motor milik M Rizal. Empat jam berselang, pelaku tiba di Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur. Setelah memarkirkan motor di perkebunan sawit, keduanya menuju rumah korban.

Korban S (56) dan anaknya berusia 15 tahun tinggal satu kampung dengan kedua pelaku. Dalam aksinya, M Rizal sempat menanyakan tujuan ke rumah korban.

Begitu tiba di lokasi, kedua pelaku disebut mencongkel jendela rumah korban yang terbuat dari kayu. Keduanya lalu masuk dan Rabusah memberi aba-aba ke M Rizal untuk membunuh S, yang tengah terlelap.

Rabusah juga meminta M Rizal membunuh anak S. Setelah kedua korban tewas, kedua pelaku menyembunyikan jasad korban di kolong tempat tidur.

Pelaku menyebut sang anak sempat diperkosa oleh pelaku. Rabusah disebut meminta M Rizal menghajar si anak. Menurut Eko, M Rizal memperkosa anak yang sudah dalam keadaan lemas.

"M memperkosa korban di bawah tempat tidur dengan keadaan mulut sudah berdarah akibat dipukul oleh R. Saat M sedang memperkosa anak korban, R menghantamkan besi bulat yang ia pegang ke kepala S," jelas Eko.

Setelah dibunuh, jasad kedua korban disembunyikan di kolong tempat tidur. Kedua pelaku lalu ke luar rumah lewat jendela dan membuang barang bukti ke semak-semak.


(haf/haf)