Round-Up

Kecaman ke Dewas KPK Sebab Sanksi Etik Lili Pintauli Dinilai Ringan

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 01 Sep 2021 08:02 WIB

Sorotan dari Pakar

Pakar komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) Aceng Abdullah menyoroti soal aturan sanksi dalam peraturan Dewas KPK.

"Ini sebetulnya kesalahan ada di peraturan dewan pengawas," ucap Aceng saat berbincang dengan detikcom via sambungan telepon, Selasa (31/8).

Aceng menyoroti peraturan yang diterbitkan tahun 2020. Sanksi di peraturan Dewas KPK tersebut dinilai Aceng sangat rendah ketimbang pelanggaran yang dilakukan. Adapun dalam peraturan Dewas KPK ini disebutkan bila sanksi ringan hanya teguran, sanksi sedang pemotongan gaji yakni 10-20 persen gaji pokok dan sanksi berat 40 persen gaji pokok.

Menurut Aceng, bila dibandingkan dengan kesalahan yang dibuat Lili, sanksi yang diberikan cenderung lebih ringan. Hal ini pun dikhawatirkan tak ada efek jera bagi para anggota KPK bila melakukan kesalahan di lain hari.

"Yang jadi persoalan gaji pokok kecil. Jadi gaji pokok pejabat negara itu kan kalau KPK, itu anggota KPK apalagi pengurus KPK, dia wakil KPK itu gaji pokok Rp 4,6 juta dipotong jadi sekitar sebulan Rp 1,8 juta. Sementara yang gede kan tunjangannya. Tunjangan segala macem Lili itu bisa dapat Rp 100 jutaan. Jadi, Rp 1,8 juta nggak ada apa-apanya," tutur dia.


(knv/lir)