Vaksinasi Lambat, Gubernur Sumsel Singgung Stok Vaksin Corona dari Pusat

M Syahbana - detikNews
Selasa, 31 Agu 2021 10:31 WIB
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Herman Deru
Herman Deru (Prima/detikcom)
Palembang -

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengatakan vaksinasi Corona di Sumsel belum bisa dilakukan maksimal karena masalah stok. Dia meminta pemerintah pusat menambah stok vaksin Corona di Sumsel.

"Vaksin ini belum memang belum maksimal tapi kami terus berupaya agar vaksin ini terus tersedia. Termasuk mengingatkan pemerintah pusat agar menambah pasokan vaksin di Sumsel. Jika diperbolehkan membeli secara mandiri, tentu sudah sejak lama kita membeli vaksin tersebut," kata Herman Deru di Palembang, Selasa (31/8/2021).

Herman Deru mengatakan sekitar 94 persen pasien Corona yang meninggal dunia merupakan orang-orang yang belum divaksinasi. Dia meminta warga tidak takut disuntik vaksin.

"Sebanyak 94 persen orang yang meninggal itu karena mereka belum divaksin. Ini yang menjadi pelajaran kita. Jadi saya minta masyarakat jangan takut vaksin," katanya.

"Masyarakat jangan takut untuk vaksinasi. Ini upaya kita agar penyebaran COVID-19 dapat diminimalisir," sambungnya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel capaian vaksinasi pertama di Sumsel baru berada di angka 20,48 persen dan vaksinasi kedua 12,95 persen dari target 6,3 juta sasaran vaksinasi. Dinkes menyebut baru sekitar 1,2 juta orang yang menjalani vaksinasi pertama dan 816 ribu orang yang mendapat vaksinasi kedua.

Kadinkes Sumsel Lesty Nuraini mengatakan pihaknya tetap menargetkan vaksinasi Corona bisa tuntas akhir 2021 atau awal 2022. Dia menyebut hal itu bisa tercapai kalau stok vaksin Corona dari pemerintah pusat mencukupi.

"Dengan harapan pemerintah pusat mendukung dengan suplai vaksin yang cukup, yang kita perlukan 13 juta dosis yang sudah kita terima baru 2,3 jutaan dosis," katanya.

Terbatasnya jumlah vaksin Corona yang tersedia, kata dia, membuat banyak masyarakat yang hendak mengikuti program imunisasi harus rela bersabar. Dia menyebut jumlah pendaftar vaksinasi Corona lebih banyak dibanding stok vaksin yang ada.

"Masyarakat tetap lakukan prokes dengan penuh kesadaran di luar rumah, terutama pakai masker dan hindari berkerumun. Selain itu, jaga imunitas tubuh dengan terapkan PHBS dan minum vitamin," harapnya.

(haf/haf)