Pria Ngamuk Bawa Badik di Toraja Utara Pernah Diciduk Polisi, Diduga ODGJ

M Riyas - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 18:21 WIB
Pria di Toraja Utara, Sulsel membuat geger dengan mengamuk sambil membawa badik. (dok. Istimewa)
Foto: Pria di Toraja Utara, Sulsel membuat geger dengan mengamuk sambil membawa badik. (dok. Istimewa)
Toraja Utara -

Seorang pria mengamuk sambil membawa sebilah senjata tajam jenis badik di kota Rantepao, Toraja Utara, Sulawesi Selatan (Sulsel). Pria tersebut pernah ditangkap polisi.

"Kami mendapatkan informasi bahwa yang bersangkutan beberapa waktu yang lalu pernah tertangkap di polres lain," kata Kapolres Toraja Utara, AKBP Yudha Wirajati, Senin (30/8/2021).

Polisi masih menyelidiki motif pria warga berinisial A alias AM menyerang warga. Polisi juga mendalami keterangan yang menyebut pria itu mengalami gangguan kejiwaan dengan memintai keterangan ahli.

"Pada saat itu dugaannya adalah yang bersangkutan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ) dan untuk menguatkan hal tersebut kami akan menghadirkan ahli," katanya.

Diketahui pelaku sempat mengamuk sambil memegang sebilah badik. Pelaku yang diketahui warga Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) itu akhirnya dihajar massa.

Saat akan diamankan polisi, pelaku juga melakukan perlawanan hingga aparat terpaksa mengeluarkan beberapa tembakan peringatan ke udara.

AKBP Yudha mengatakan pelaku pernah dirawat di sebuah pondok pesantren di Sidrap. Anggota kepolisian juga pernah mengikuti kegiatan pelaku dan pelaku tidak pernah melakukan penyerangan.

"Baru kali ini ada kejadian seperti itu yang dilakukan pelaku, tapi karena sudah ada upaya istilahnya dia mengeluarkan senjata tajam, maka kami mencoba untuk mencari ahli untuk menguatkan dugaan tersebut supaya jangan sampai keterangan dari kami dianggap berdasarkan asumsi belaka," tuturnya.

Pelaku Babak Belur Dihajar Massa

Seorang pria di Toraja Utara, Sulsel membuat geger dengan mengamuk sambil membawa badik. Pria itu akhirnya babak belur dihajar massa karena melawan saat akan diamankan.

"Betul melakukan perlawanan tetapi bersama anggota kami akhirnya berhasil mengamankan pelaku, dikarenakan ada luka jadi kita bawah ke rumah sakit Elim untuk dilakukan perawatan," ujar Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Andi Aripin, Senin (30/8).

Peristiwa itu terjadi pada Senin (30/8) dini hari tadi. Pria berambut gondrong itu membawa tas ransel berwarna hitam, namun belum diketahui identitasnya. Massa yang merasa terancam kemudian menyerang pria itu menggunakan kayu, bambu dan batu.

Meski tengah dihajar massa, pria itu juga tetap balik mengancam warga dengan badiknya. Polisi akhirnya tiba di lokasi dan berusaha mengamankan pelaku, namun dia tetap melakukan perlawanan.

Iptu Andi mengungkap pelaku enggan memberikan keterangan ketika diperiksa. Polisi saat ini masih berupaya menggali keterangan dari pelaku.

(jbr/nvl)