Pemuda yang Ceburkan Diri ke Kali Ciliwung Jakbar Ditemukan Tewas

Karin Nur Secha - detikNews
Senin, 30 Agu 2021 14:14 WIB
Pemuda yang nyebur ke Kali Ciliwung karena takut konvoi motor ditemukan tewas (dok.istimewa)
Pemuda yang nyebur ke Kali Ciliwung karena takut konvoi motor ditemukan tewas. (dok. Istimewa)
Jakarta -

Seorang pemuda berinisial S (20) sempat hilang usai nekat menceburkan diri ke Banjir Kanal Barat (BKB) di Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat (Jakbar). S ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa siang tadi.

"Siang ini korban kita temukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju RSCM untuk proses selanjutnya," ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta selaku SAR Mission Coordinator (SMC) Hendra Sudirman dalam keterangannya, Senin (30/8/2021).

Sebelumnya, tim SAR telah melakukan upaya pencarian terhadap pemuda tersebut. Pagi tadi tim SAR gabungan membagi area pencarian menjadi dua titik.

"Pertama melakukan pencarian dengan menyusuri aliran Kali Ciliwung menggunakan perahu karet hingga radius 6 km dari lokasi kejadian, kemudian SRU kedua melakukan penyusuran melalui jalur darat dengan melakukan pengamatan di bantaran kali dengan radius 2 km dari lokasi kejadian," jelas Hendra.

Takut Diserang Konvoi Motor

Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Minggu (29/8) pukul 04.30 WIB. Disebutkan S nekat melakukan itu karena panik melihat konvoi motor.

"Dia melihat ada rombongan motor konvoi, nah dia takut. Kalau keterangan dari pemilik warung dan temennya dia, (S) lompat memang ke kali karena ketakutan panik," ujar Kapolsek Tambora Kompol M Faruk Rozi saat dimintai konfirmasi, Minggu (29/8).

Faruk mengatakan S ketakutan bila konvoi pemotor itu melakukan penyerangan. Namun, menurut Faruk, konvoi pemotor itu hanya melintas.

Saat berada di lokasi, S bersama kedua temannya diketahui sedang menunggu travel yang biasanya 'mangkal' di sekitar Seasons City.

Semula, S hendak mengirimkan uang ke keluarganya melalui travel tersebut. Namun belum sempat menitipkan uangnya ke travel, mereka melihat rombongan motor tersebut kemudian melarikan diri masing-masing.

"Temannya yang dua itu juga kabur karena takut diserang atau apa ngelihat rombongan motor konvoi gitu," ucap Faruk.

Dua temannya kabur dengan naik motor. Sedangkan korban yang panik kemudian menceburkan diri ke Kali Ciliwung.

(mea/mea)